Ikuti Diskusi KOMUNIKONTEN: “Partisipasi Publik dalam Capaian Pembangunan Perbatasan”

- Reporter

Rabu, 26 September 2018 - 07:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setidaknya ada tiga isu utama di perbatasan diantaranya keamanan, kesejahteraan dan ekonomi. Hal tersebut diungkapkan Hariqo Wibawa Satria, Direktur Eksekutif KOMUNIKONTEN (Institut Media Sosial dan Diplomasi), Selasa, (25/09/2018).

Pada sisi lain, pemerintah terus melakukan percepatan pembangunan daerah perbatasan, berbagai kementerian dan lembaga negara terlibat sesuai fungsinya. Selain tiga hal tersebut, menurut Hariqo, terdapat satu lagi yang juga harus dipikirkan yaitu partisipasi publik, utamanya dalam publikasi pembangunan daerah perbatasan.

Lebih lanjut, Hariqo mengatakan kekuatan publikasi yang dilakukan masyarakat adalah otentik serta pesannya pun beragam. Sedangkan kelemahan publikasi yang sentralistik, konten dan pesannya cenderung kaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditegaskan Hariqo, untuk itu KOMUNIKONTEN menggelar diskusi dengan tema, “Partisipasi Publik Dalam Publikasi Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan oleh Pemerintah Indonesia.”  Diskusi ini, papar Direktur Eksekutif KOMUNIKONTEN ini, yaitu bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam produksi dan distribusi konten terkait pencapaian pembangunan perbatasan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

“Kepentingan nasional adalah diatas segala kepentingan kelompok, bukti nyata pembangunan daerah perbatasan harus sampai kepada kepada masyarakat Indonesia, kepada negara tetangga dan kepada segelintir oknum yang masih memprovokasi ingin berpisah dari NKRI,” jelas Hariqo.

Akan hadir sebagai narasumber dalam diskusi ini Dr. Adriana Elisabeth, M.Soc.Sc (Tim Kajian Papua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Alfi Rahmadi (Direktur Infokom Institut Studi Strategi Indonesia, Eddy Ganefo, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Robert Simbolon (Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan).

Diskusi ini akan diaksanakan di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 112, Menteng, Jakarta Pusat. Diskusi tersebut dijadwalkan pada Kamis, 27 September 2018, pukul 14.00 – 17.00 WIB.

Kerja Nyata Pemerintah

Sementara itu, Lukman Hakim selaku ketua panitia diskusi dari KOMUNIKONTEN mengatakan, apabila pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla telah melakukan kerja nyata yang langsung dirasakan warga. Menurutnya, hanya saja upaya pemerintah tidak bisa terlampau cepat karena luasnya wilayah. Lukman memggambarkan, NKRI bukan Singapura, bukan juga Swiss yang wilayah perbatasannnya kecil, tidak seperti Indonesa.

“NKRI sangat luas, yang paling penting adalah pembangunan dari pinggiran sudah dimulai dan adanya jaminan pembangunan berkelanjutan untuk semua daerah perbatasan,” harap Lukman.

Untuk itu, lanjut Lukman, diperlukan gotong royong dari seluruh komponen. Diskusi ini, tambahnya, juga diharapkan semakin membangunkan kesadaran bahwa kinerja-kinerja pemerintah jangan dirusak dengan penyebaran-penyebaran informasi hoax demi kepentingan politik sesaat. Pemerintah juga diharapkan terus memperkuat website-website kementerian dan lembaga resmi dengan terus memperbarui konten-konten.

“Apabila website pemerintah kuat, sehingga masyarakat mempunyai rujukan jika terdapat berita atau informasi hoax,” pungkasnya

<

Berita Terkait

Mohammad Idris : Pemkot Depok akan Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus 
Jasa Raharja berikan Santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana
Sekda Depok, Supian Suri Sampaikan Duka Mendalam Kepada Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Subang
DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Tuk Peringati HUT Depok Ke-25
Supian Suri Diprediksi Menang Dalam Pilkada 2024 Karena Bakal Diusung Koalisi Parpol Besar
Syamsul Yakin, Nahkodai Ikatan Cendekiawan Betawi (ICB)
68 Jamaah Calon Haji Kecamatan Cipayung Kota Depok Ikuti Bimbingan Manasik Haji 2024
Family Ghathering YPIPD/SIT Pondok Duta Depok Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:15

WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:55

Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:38

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!

Senin, 20 Mei 2024 - 20:07

Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS

Senin, 20 Mei 2024 - 20:05

Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Senin, 20 Mei 2024 - 14:54

Buka WWF ke-10, Jokowi: Dunia Harus Berkolaborasi Mengatasi Tantangan Global Terkait Air

Berita Terbaru