Indonesia Kehilangan Satu Sastrawan

- Reporter

Senin, 27 Agustus 2018 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Indonesia kembali berduka karena kehilangan seorang sastrawan terbaiknya, yaitu Hamsad Rangkuti. PadaMinggu 26 Agustus 2018 pukul 06.00, ia menghembuskan nafas terakhir di usia 75 tahun di rumahnya, Jalan Swadaya 8 RT03/03, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Hamsad sempat tiga bulan koma. Setelah mendapat perawatan di RSUD Depok, keluarga memindahkan ke Rumah Sakit Siloam, kemudian dirawat sendiri di rumah. Jasad Hamsad Rangkuti dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

Pria kelahiranTiti kuning, Medan, Sumatera Utara, 7 Mei 1943 silam ini menderita komplikasi penyakit, yakni prostat, jantung, dan stroke. Hamsad dikenal keluarga sebagai seorang ayah yang baik, bahkan selalu membuka diri. Menceritakan keluh kesah kepada sang istri. Tidak hanya itu, Hamsad selalu melarang istrinya memukul anak ketika salah.

Salah satu sikap Hamsad yang selalu diingat, yaitu memberikan semangat untuk karya-karya penulis muda dengan cara selalu menggelorakan sikap pantang menyerah kepada seluruh penulis maupun seniman.

Karyanya yang sangat menarik adalah novel berjudul ‘Ketika Lampu Berwarna Merah’. Novel tersebut mencerminkan paradox pembangunan yang dilakukan pemerintah. ‘Ketika Lampu Berwarna Merah’ memenangkan Sayembara  Novel Dewan Kesenian Jakarta 1980. Karya ini merefleksikan kehidupan para gelandangan dan kaum yang tergusur di Jakarta.

 

Penulis: Zakiyah R

Editor: Sabar P

 

Berita Terkait

Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

Sambut Porprov Jabar 2026, Pemkot Depok Mulai Tutup Sementara Sejumlah Arena Olahraga

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Depok Terbitkan SE Penghematan Energi untuk Tekan Konsumsi Listrik di Gedung Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:09 WIB

Sinergi Pemkot Depok dan BPN: Sembilan Paket Kerja Sama Pertanahan Resmi Diteken

Senin, 21 September 2026 - 17:33 WIB

Owrite Goes To Campus, Sayid Iskandarsyah: Ajang Bergengsi Jaring Mahasiswa Unggul Di Era Digital

Berita Terbaru