Pengelola Margonda Residence Mangkir Pemeriksaan Polisi

- Reporter

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Apartemen Margonda Residence (Mares) terlibat dugaan kasus prositusi akan wanita-wanita yang usianya di bawah umur.

“Tak ada satu pun dari manajemen Apartemen Mares itu yang bersedia datang memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Kota Depok. Kita sudah beberapa kali coba panggil, tapi mereka belum datang,” kata Bintoro di Depok, Jawa Barat, Jumat (24/8).

Surat panggilanpun akan dilontarkan kembali mulai pekan depan dengan harapan yang bersangkutan akan memenuhi panggilan tersebut. Sebab, keterangan dari pihak apartemen sangat diperlukan dalam kasus yang terjadi ditambah sudah sering berulang. Bahkan kali ini dengan pelaku yang usianya di bawah umur.

Pekan lalu polisis berhasil membongkar kasus prositusi di Apartemen Margonda Residence II. Sudah ada tiga pria yang diduga sebagai mucikari dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Di Apartemen Mares IV dan V sedikitnya 7 perempuan seks komersial (PSK) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok. Rata-rata, tarif kencan singkat di apartemen itu kisaran Rp700 ribu hingga Rp1 juta. Tarif itu sudah termasuk sewa kamar yang harganya Rp250 ribuan per hari.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, menuntut Pemerintah Kota Depok supaya mencabut izin operasi Apartemen Margonda Residence. Pencabutan izin ini terkait adanya dugaan penyalahgunaan tempat usaha sebagai arena prostitusi bermodus seks bebas.

 

 

 

 

Penulis : Leo Nardo D

 

Editor : Iis J

 

Berita Terkait

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok

Sabtu, 5 September 2026 - 15:28 WIB

JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:22 WIB

Pemkot Depok Sediakan Ruang Publik untuk Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Sabtu, 5 September 2026 - 15:13 WIB

DPRD Banten Studi Tiru Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif di Depok

Sabtu, 5 September 2026 - 14:58 WIB

Dekranasda Depok Buka Peluang Kolaborasi dengan Banten Kembangkan Industri Kreatif

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

SPN Polda Metrojaya Berbagi dan Berikan Pelayanan Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 4 September 2026 - 21:44 WIB

Wali Kota Depok Siapkan Hadiah bagi Warga yang Laporkan Pembuang Sampah Liar

Jumat, 4 September 2026 - 21:41 WIB

Pokdarwis Kelurahan Beji Dibentuk, Situ Pladen Bersiap Jadi Destinasi Wisata dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Berita

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:32 WIB

Berita

JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:28 WIB