Benchmarking Diklat PIM IV Kementerian Ketenagakerjaan RI Kunjungi Surabaya

- Reporter

Rabu, 15 Agustus 2018 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Diklatpim IV Kemenaker RI, BNP2TKI, dan Kemenristekdikti, yang terdiri dari 80 orang kunjungi kantor Pemerintah Daerah Surabaya dalam rangkabenchmarking. Bertempat di Graha Sawunggaling, Kantor Walikota Surabaya, rombongan diterima oleh perwakilan Walikota Surabaya, Drs. Hidayat Syah, MM. Asisten Administrasi Umum Pemkot Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Rombongan Benchmarking Diklat PIM IV Angkatan XXII Dan XXIII Kementerian Ketenagakerjaan RI, Elsie Armaita, SH, MH. menyatakan tujuannya untuk menggali, melihat secara langsung dan bertukar pikiran tentang contoh-contoh kreasi inovasi pelayanan publik yang ada pada jajaran pemerintahan kota Surabaya.

“Kami sengaja datang ke Surabaya dengan tujuan mempelajari serangkaian inovasi luar biasa yang ada di Surabaya dan bertukar pikiran.” ungkap Elsie Armaita.

Ditambahkan bahwa, kota Surabaya sudah terkenal dengan berbagai inovasi yang telah mendapatkan banyak penghargaan baik nasional maupun internasional. Seperti yang terbaru dari Global Green PBB, Lee Kuan Yew Award, UNESCO dan Asean Tourism.

Sementara itu, Hidayat Syah, Asisten Administrasi Umum dalam kesempatan tersebut menceritakan bahwa penduduk asli kota Surabaya jumlahnya  sekitar 3 juta jiwa. Tapi pada malam hari bisa mencapai 5 juta jiwa, karena banyak sekali orang luar kota yang bekerja di Surabaya.

Dijelaskan Hidayat bahwa, sistem pemerintahan di kota Surabaya sudah berbasis elektronik kerap disebut dengan Electronic Government (e-Gov). Pelayanan di kecamatan sudah berganti dari yang sebelumnya melakukan pelayanan administratif sekarang sudah sepenuhnya berubah menjadi pelayanan publik.

Masih menurut Hidayat Syah, pelayanan-pelayanan di Kota Surabaya sudah berbasis elektronik dan bisa diakses dimana saja oleh warga yang membutuhkan. Seperti misalnya pembuatan akte kelahiran dan kematian, yang dulunya warga harus datang ke kantor kelurahan dan kecamatan untuk mengurus, namun sekarang mereka bisa mengurus dari rumah sendiri-sendiri dan baru datang ke kantor kecamatan atau kelurahan ketika menyerahkan berkas dan mengambil akta kelahiran atau kematian ketika sudah selesai dicetak.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penukaran cinderamata, dan para peserta benchmarking dibawa menuju lokus penelitian di 4 lokasi antara lain, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Dinas Komunikasi Dan Informatika, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Dipaksa, Terpaksa dan Terbiasa

Dalam kunjungan kelompok ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) para peserta didampingi oleh Dr. Wahyu Suprapti, MM, M.Psi-T, berlokasi di Plaza Tunjungan Surabaya.

Kepala Bidang Pelayanan DPM PTSP, Elfi Syafruddin, yang menerima kunjungan para peserta diklatpim IV dalam ruang rapat di lantai 3, menyatakan bahwa ada sebuah kalimat sakti yang diberikan oleh Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya. Kalimat tersebut adalah Dipaksa, Terpaksa dan akhirnya Terbiasa.

Kalimat tersebut merupakan sebuah kalimat kunci yang diberikan Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada seluruh jajaran dalam pemerintah kota Surabaya, semua dituntut untuk senantiasa melakukan pelayanan prima kepada publik dan terus menerus melakukan berbagai inovasi dalam hal pelayanan terhadap publik.

Kami selaku jajaran ASN pemerintah kota Surabaya menjadi terbiasa melakukan hal yang kelihatannya tidak mungkin dan rasanya sulit dilakukan dalam sistem birokrasi. Hal tersebut terlihat dari berbagai dobrakan dalam hal inovasi pemerintah kota Surabaya seperti layanan Sipadu dan Surabaya Single Window (SSW). Kalimat Dipaksa, Terpaksa dan Akhirnya Terbiasa tersebut menjadi semacam kunci pegangan bagi setiap ASN dalam pemerintahan kota Surabaya.

“Dalam inovasi apa sih yang ga bisa? Lha wong manusia aja sudah bisa sampai ke bulan, masa pekerjaan seperti itu saja kita tidak mampu” ungkap Elfi Syarifuddin, menirukan ucapan walikota Surabaya.

Dalam sesi kunjungan khusus ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu pintu di mall pelayanan publik tunjungan peserta diklatpim yang terdiri dari 20 orang diterima dengan baik oleh jajaran pegawai DPM-PTSP. (Dwi HartantoDKK/Pim4/kel.DPM-PTSP).

Berita Terkait

Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

Sambut Porprov Jabar 2026, Pemkot Depok Mulai Tutup Sementara Sejumlah Arena Olahraga

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Depok Terbitkan SE Penghematan Energi untuk Tekan Konsumsi Listrik di Gedung Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:09 WIB

Sinergi Pemkot Depok dan BPN: Sembilan Paket Kerja Sama Pertanahan Resmi Diteken

Senin, 21 September 2026 - 17:33 WIB

Owrite Goes To Campus, Sayid Iskandarsyah: Ajang Bergengsi Jaring Mahasiswa Unggul Di Era Digital

Berita Terbaru