Terjebak Saat Bencana Alam Gempa Bumi? Ini Caranya Agar Kamu Selamat

- Reporter

Rabu, 8 Agustus 2018 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Akhir-akhir ini, sering kali kita melihat bencana alam gempa. Tentu saja, hal ini merupakan hal yang perlu diperhatikan karena dapat menimbulkan kerugian yang tinggi. Baik itu kerugian nyawa dan material.

Karena itu, bagaimana caranya kita menyelamatkan diri dari bencana gempa? Seperti yang kita ketahui, gempa adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari bencana secara tiba-tiba. Namun, biasanya disebabkan oleh pergerakan kerak bumi.

Dalam ilmu SAR (Search and Rescue), gempa bumi termasuk dalam bencana Urban. Karena gempa bumi dapat merusak berbagai fasilitas di perkotaan dan kerap merugikan banyak hal.

Lalu saat terjadi gempa, apa yang harus kita lakukan?

Pertama, jangan panik. Bila anda sedang berada di dalam bangunan, segeralah ke pojok bangunan. Karena arsitektur bangunan yang paling aman adalah pojok bangunan. Sehingga pondasi bangunan tidak akan menimpa kita.

Kedua, cepat berlindung di bawah meja. Lalu lindungi kepala dengan telapak tangan. Tentu saja ini adalah cara efektif. Karena bila reruntuhan mengenai kita, reruntuhan tersebut tertahan oleh meja di atas kita.

Ketiga, bila dekat dengan pintu keluar, segera ke lapangan terbuka. Menurut standar protokol Search and Rescue, bangunan wajib memiliki jalur evakuasi. Jalur evakuasi seperti tangga darurat sangat penting untuk pelarian saat terjadi bencana alam. Ingat, jangan gunakan lift. Lift bisa terjatuh dan menimpa kalian di dalam. Namun, bila kalian memang stuck di lift dan terjadi gempa, ada kemungkinan kalian selamat walaupun kecil. Pada saat lift jatuh, kalian harus menghitung kapan lift akan sampai ke lantai dasar. Bila timing kalian tepat, saat lift tersebut menabrak lantai dasar, kalian cepat-cepat loncat di dalam lift. Ini agar gaya gravitasi yang ada di lift tidak akan menabrak kalian.

Namun bagaimana bila kalian terjebak di bangunan dan tidak bisa keluar?

Biasanya beberapa jam setelah bencana selesai, pemerintah segera mengirim tim cepat tanggap. Baik itu dari BASARNAS, PMI, Volunteer, dll. Bila kalian terjebak di dalam bangunan, segera cari dimana udara sangat terasa. Karena dimana ada udara, pasti ada jalan keluar. Ingat, jangan gunakan korek api bila bangunan tersebut gelap gulita. Ada kemungkinan kebocoran gas dalam bangunan tersebut. Sehingga korek api dapat membuat bangunan tersebut meledak. Gunakan senter bila punya. Bila tidak, maka berjalanlah dengan cara merangkak. Indra peraba manusia sangat kuat di tangan. Sehingga saat tangan kita menyentuh lantai, di otak kita sudah terbentuk simulasi bangunan sehingga kita bisa tahu jalan.

Bila di gedung terjadi kebakaran, segera cari kain basah untuk menutupi badan. Bila kain tersebut kecil, basahkan dan gunakan untuk menutupi hidung untuk menghindari menghirup asap kebakaran. Bila terdesak, carilah tabung pemadam. Gunakan alat tersebut untuk mematikan api dan membuat jalan. Bila jalan masuk tertutup, segera cari jendeladan pecahkan. Manusia hanya tahan 4 meter jatuh bebas di udara. Bila tinggi, maka segera cari kain hordeng dan ikat menjadi tali sehingga dapat aman turun ke bawah dengan selamat.

 

Penulis: Daffa Rafifadhil Azmi Manurung

Editor: Sabar P

Berita Terkait

PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO
Mudahkan Warga, Disdukcapil Depok Gelar Layanan Adminduk De’ Geplak di Margo City
Dekatkan Layanan Adminduk, Wali Kota Depok Tinjau Langsung Posko De’ Geplak Mall di Margo City
Atasi Banjir, Kelurahan Beji Keruk Sedimen dan Sampah di Jalan Nusantara
Bunga Tabebuya hingga Bougenville Bermekaran, Percantik Sejumlah Ruas Jalan di Depok
BKD Depok Hadirkan Mobil Layanan PBB-P2 di CFD, Warga Bisa Bayar Pajak dan Konsultasi Langsung
Pemkot Depok Buka Pelatihan Perhotelan untuk Dongkrak Kompetensi Kerja Generasi Muda
Depok Lama Dinilai Layak Jadi Kawasan Heritage, Berpotensi Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:29 WIB

PSSI Depok Gelar Piala Soeratin 2026, Libatkan Sekitar 1.500 Pesepak Bola Muda

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wali Kota Depok Resmikan Kampung Gelari Pelangi di Pengasinan, Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polsek Cinere Ringkus Maling Motor

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:42 WIB

PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tertibkan Jalan Raya Bogor, Pemkot Depok Matangkan Rencana Penataan Pasar Cisalak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:20 WIB

Disnaker Depok Fasilitasi Mediasi, Manajemen Hotel Bumi Wiyata Sepakat Lunasi Tunggakan Gaji Karyawan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:10 WIB

Utamakan Keselamatan Peserta, Pemkot Depok Evaluasi Total Program Wisata Keberagaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Solusi Baru dari Jalan Jawa: Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Energi Alternatif

Berita Terbaru

Berita

Polsek Cinere Ringkus Maling Motor

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:46 WIB