Pemkot Depok Segera Bentuk 100 RW Ramah Anak

- Reporter

Rabu, 4 Oktober 2017 - 19:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– “Jika kampung atau Rukun Warga (RW) menjadi kampung atau RW Ramah Anak, maka otomatis semua Rukun Tetangga (RT) di dalamnya, dan keluarga lingkungan tersebut juga ramah anak,” ujar Sekretaris 1 Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Kota Depok Hj. Elly Farida, Rabu (04/10)

Perempuan yang akrab disapa Bunda Elly ini mengimbau seluruh kampung atau Rukun Warga (RW) di masing-masing kelurahan harus memenuhi standar ramah anak. Imbauan ini ditujukan untuk mempercepat target pembentukan 100 RW Ramah Anak di Kota Depok.
Pasalnya, dalam membentuk RW Ramah Anak butuh dukungan dan sinergi dari semua pihak. Sehingga, target pembentukan RW Ramah Anak bisa direalisasikan.

“Kader PKK di tiap wilayah dapat mengambil peran penting untuk mendukung pembentukan kampung atau RW Ramah Anak di lingkungan tempat tinggalnya tersebut,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok Yulia Oktavia mengatakan, RW Ramah Anak adalah gerakan sosial masyarakat yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan sumber daya berbasis masyarakat. Dalam pembentukannya, kata Yulia, dibutuhkan komitmen untuk memfasilitasi hak dan kebutuhan anak-anak sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Bila semua bisa diwujudkan, maka Depok akan menjadi Kota Layak Anak dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Untuk mencapai target 100 RW Ramah Anak, lanjutnya, ia akan terus melakukan sosialisasi secara masif. Sosialisasi dilakukan untuk menciptakan RW Ramah Anak di setiap kecamatan.

“Target kami bisa menciptakan 100 RW Ramah Anak setiap tahun dari 11 kecamatan. Makanya kami akan terus melakukan gerakan ini di kecamatan, kelurahan, dan RW untuk mendorong dan memotivasi terbentuknya RW Ramah Anak,” pungkasnya.

<

Berita Terkait

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 
Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 
Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara
Bukan hanya Ganda Putra, Ganda Putri Indonesia ini pun Rontok gagal melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2024
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya
Andalkan Pemain Muda, PBSI Berhasil Raih Prestasi Maksimal diajang Thomas dan Uber Cup 2024

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru