Wali Kota Depok, Mohammad Idris : “Gotong Royong Wujud Pengamalan Pancasila”

- Reporter

Selasa, 26 September 2017 - 19:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-“Perilaku gotong-royong merupakan bentuk dari penghayatan dan pengamalan Pancasila. Melalui gotong-royong dapat mempererat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat,” ujar Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris saat menutup Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Selasa (26/09).

Peringatan BBGRM yang ke IV di Kota Depok telah resmi ditutup. Orang nomor satu mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong-royong di dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Semangat gotong-royong dapat diwujudkan dalam membangun kemajuan ekonomi kota. Misalnya, ketika membangun sebuah infrastruktur, diperlukan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui pejabat pemerintahan baik di tingkat Kelurahan dan Kecamatan serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang ada di wilayah setempat.

“Pihak yang paling mengetahui keperluan pembangunan di setiap daerah adalah LPM. Untuk itu LPM harus terus bermitra dengan para Lurah maupun Camat. Sehingga pembangunan yang dilakukan lebih tepat sasaran serta lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria kelahiran Jakarta, 25 Juli 1961 menjelaskan, jiwa gotong-royong mampu meningkatkan kepedulian masyarakat Kota Depok terhadap kondisi yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Hal ini, merupakan cerminan identitas bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan.

“Teguhkan komitmen bahwa gotong royong akan terus ada di tengah masyarakat, karena hal tersebut merupakan kebiasaan yang tertanam kuat pada diri kita,” pungkasnya.

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru