Gerhana Bulan dan Matahari tak Terkait Mitos Tertentu

- Reporter

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Gerhana bulan terjadi pada Rabu (17/7) dini hari. Pada zaman kebodohan (jahiliyah), gerhana bulan dan gerhana matahari  sering dikaitkan dengan mitos tertentu. Namun hal itu dibantah oleh Rasulullah SAW.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr KH Syamsul Yakin MA saat memberikan khutbah shalat gerhana bulan di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta, Rabu (17/7).

“Terjadinya gerhana bulan sama sekali tidak terkait dengan mitos tertentu. Hal ini seperti diungkap berkali-kali oleh Nabi SAW dalam hadits yang ditulis oleh Imam al-Bukhari, ‘Terjadinya gerhana matahari dan bulan, bukanlah karena seseorang yang meninggal dunia.

Maka apabila kamu melihat keduanya, shalatlah dan berdoalah sehingga segalanya menjadi terang kembali’,

” kata Dr Syamsul Yakin seperti dikutip dalam rilis yang diterima, Rabu (17/7).

Ia menambahkan, bersumber dari Mughirah bin Syu’bah seperti ditulis Imam al-Bukhari dalam kitab haditsnya, Mughirah berkata,

“Pada masa Rasulullah SAW terjadi gerhana matahari yang waktunya bertepatan dengan meninggalnya Ibrahim (putera Nabi SAW). Terkait dengan hal itu banyak orang yang berkata, ‘Terjadi gerhana  matahari karena meninggalnya Ibrahim’.

Nabi SAW kembali menegaskan, “Sesungguhnya,  terjadinya gerhana matahari dan bulan, bukanlah karena kematian dan kelahiran seseorang. Apabila kamu melihatnya, shalatlah dan berdoalah kepada Allah SWT.”

Secara teoritis dan praktis, kata Syamsul Yakin yang juga dosen FIDK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, rangkaian ibadah yang mengiringi terjadinya gerhana adalah seperti hadits yang bersumber dari Aisyah bahwa beliau bersabda,

“Pada masa Rasulullah SAW terjadi gerhana matahari. Untuk itu beliau shalat mengimami orang banyak. Nabi SAW berdiri dan lama berdirinya, kemudian ruku’ dan lama ruku’nya.

Lalu beliau berdiri dan lama berdirinya tapi tidak selama yang pertama. Sesudah itu ruku’ dan lama ruku’nya tetapi tidak selama ruku’nya yang pertama. Lalu beliau sujud dan lama sujudnya. Usai itu Nabi SAW melaksanakan rakaat yang kedua seperti yang telah beliau lakukan ada rakaat yang pertama. Sesudah itu selesai.” (HR. Bukhari).

“Dalam hadits Imam al-Bukhari juga disebutkan bahwa Nabi SAW memberi khutbah usai shalat gerhana, baik gerhana matahari maupun bulan dan dilakukan secara berjamaah,” papar Syamsul Yakin yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhyar, Parungbingung, Depok, Jawa Barat.

Berita Terkait

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Depok Berlakukan PJJ Mulai Hari Ini
80 Persen Pengurus PPP Depok Periode 2026-2031 Didominasi Gen Z
Pemkot Depok Perkuat Ekosistem Toleransi hingga Tingkat RW
80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok
JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas
Pemkot Depok Sediakan Ruang Publik untuk Lansia Tetap Aktif dan Produktif
DPRD Banten Studi Tiru Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif di Depok
Dekranasda Depok Buka Peluang Kolaborasi dengan Banten Kembangkan Industri Kreatif

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:44 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Muncul di Depok hingga Senin Pagi

Minggu, 6 September 2026 - 22:17 WIB

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Depok Terapkan PJJ Dua Hari

Minggu, 6 September 2026 - 20:45 WIB

Selama Dua Hari Kebijakan Sekolah Daring Diberlakukan untuk Siswa di Depok

Minggu, 6 September 2026 - 20:15 WIB

Menyala! SDI Ramah Anak Raih Juara Dua Futsal Raden Patah Kreasi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:54 WIB

80 Persen Pengurus PPP Depok Periode 2026-2031 Didominasi Gen Z

Minggu, 6 September 2026 - 17:45 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Depok, Berikut Langkah Pemkot Depok Tangani Ini.

Minggu, 6 September 2026 - 17:34 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Abu Vulkanik Mulai Guyur Wilayah Depok

Minggu, 6 September 2026 - 17:33 WIB

Pemkot Depok Perkuat Ekosistem Toleransi hingga Tingkat RW

Berita Terbaru