Pemkot Depok Kesulitan Mendata Warga Pendatang

- Reporter

Jumat, 14 Juni 2019 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok tak menampik banyak warga pendatang datang pasca Idul Fitri 2019. Pendataan warga pendatang ini pun cukup rumit.

Berdasarkan survei melalui pendataan penduduk non permanen pada 2018, warga pendatang mencapai 20 ribu orang.

“Pendataan ini baru tiga kecamatan saja yaitu Cimanggis, Pancoran Mas, Sukmajaya,” Ucapnya.

Pendataan Disdukcapil Kota Depok mengalami beragam kendala. Salah satunya, masih banyak ditemukan RT maupun RW tidak menginput warga yang baru datang.

“Jadi ada warga pendatang, melapor ke RT dan RW tapi tidak dikasih surat pengantar untuk mengurus surat ijin tinggalnya. Tentu kalau begini sangat menyulitkan kami dalam hal pendataan,” tegasnya.

Diarmansyah telah menyosialisasikan aparat kewilayahan untuk turut mengawasi kedatangan pendatang baru. Warga pendatang yang telah melapor dan mendapatkan surat pengantar berhak untuk mendapatkan surat izin tinggal di Depok dengan masa berlaku per enam bulan.

“Jadi setelah surat ijinnya habis, maka diwajibkan untuk melapor kembali seluruh data basenya ada pada kami,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terbaru