Sebanyak 241.600 Anak di Bekasi Tidak Tamat SD

- Reporter

Kamis, 4 April 2019 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Anak-anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dan disayang. Memberinya pendidikan yang layak juga merupakan wujud kita bersyukur kepada Tuhan karena sudah dianugerahi karunia yang sangat indah.

Pendidikan selama 12 tahun ideal bagi anak-anak, tetapi bukan sampai 12 tahun, anak-anak di Bekasi ini tidak lulus pada pendidikan sekolah dasar.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mencatat sebanyak 241.600 penduduk tidak tamat Sekolah Dasar (SD). Data tersebut tercatat dari profil kependudukan Kota Bekasi tahun 2017.

Untuk penduduk yang tamatan SD mencapai 224.335 orang, tamatan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) 249.473 orang. Kemudian tamatan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) mencapai 993.275 orang.

“Khusus untuk lulusan perguruan tinggi strata 1 (S1) lebih dominan ketimbang pascasarjana,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah pada Rabu (3/4).

Sementara untuk jenjang pendidikan yang lebih rendah berada di Kecamatan Bekasi Barat. Hanya saja, kata dia, untuk data tahun 2018, pihaknya masih melakukan rekapitulasi. Hingga saat ini, rekapitulasi pemuktahiran data sedang dilakukan pemerintah.

Inay menjelaskan, sebenarnya partisipasi sekolah merupakan salah satu ukuran yang digunakan dalam menilai keberhasilan program wajib belajar. Dengan subsidi pendidikan yang tiap tahun diberikan, maka upaya penekanan angka tidak sekolah bisa berkurang.

Pada tahun 2019, besaran subsidi pendidikan untuk SD dan SMP tertera dalam APBD sebesar Rp110 miliar. Dana itu diberikan kepada seluruh siswa selama satu tahun. “Subsidi pendidikan ini setiap tahun diberikan pemerintah daerah, sehingga siswa belajar gratis. Jadi warga Bekasi yang mengenyam pendidikan SD dan SMP memang gratis,” ujarnya.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan pemerintah daerah memberikan pendidikan gratis pada sekolah keseteraan. Mereka yang tadinya tidak tamat SD atau hanya tamatan SD maka bisa meneruskan sekolah lagi pada program paket.

Meski begitu, warga yang sudah bisa membaca dan menulis sudah terlihat sejak usia 10 tahun sampai 17 tahun. Hanya saja, untuk warga yang belum sekolah jumlahnya mencapai 440.135 orang.

Untuk itu, pemerintah daerah terus menekan angka warga putus sekolah dengan pembiayaan yang terus dikucurkan dari anggaran daerah yang besar kepada sektor pendidikan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Taufik Rachmat Hidayat mengatakan, saat ini jumlah penduduk di Kota Bekasi mencapao 2,4 juta jiwa. Menurutnya, data kependudukan sudah sesuai dengan laporan yang dikirim instansi terkait.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

 

 

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB