Musim Pancaroba Musim Penyakit?

- Reporter

Senin, 25 Februari 2019 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan maupun sebaliknya kerap disebut sebagai ‘musim penyakit’.

Memang pada musim pancaroba, aneka penyakit mudah menyerang tubuh yang rentan.

Kebanyakan penyakit seperti flu, batuk, pilek, hingga penyakit berbahaya seperti demam berdarah.

Lalu apa saja tips agar daya tahan tubuh tetap kuat walaupun di musim pancaroba?

Dokter Riana, salah satu dokter di Indonesia mengatakan, pada musim pancaroba kita rentan terserang penyakit yang disebabkan oleh kerja tubuh terlalu keras. Tubuh berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan cuaca yang tidak pasti. Panas lalu hujan, tentunya tubuh bekerja keras untuk beradaptasi agar Anda tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

“Akibatnya, daya tahan tubuh bekerja terlalu keras dan kelelahan,” jelas Dokter Riana.

Saat itulah penyakit yang dibawa virus-virus mudah masuk ke dalam tubuh. Sebelum penyakit tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari, cara terbaik ialah mencegahnya.

Dokter Riana pun membagikan tips untuk tetap sehat di musim pancaroba yang rawan penyakit.

“Pertama menjaga kebugaran, olahraga 30 menit sehari cukup kok, yang penting dilakukan secara konsisten,” katanya.

Dokter Riana menganjurkan anggota keluarga untuk melakukan olahraga mudah, seperti jogging atau jalan kaki bersama pasangan serta keluarga. Cara sederhana ini bisa membantu menjaga kebugaran tubuh.

Lalu tips kedua, Dokter Riana mengingatkan agar banyak makan sayur dan buah untuk menjaga asupan vitamin.

“Terus banyak juga minum air putih. Jadi delapan gelas atau dua liter per hari, ini juga bisa membantu untuk stamina tubuh tetap terjaga,” lanjut Dokter Riana.

Sedangkan tips keempat ialah mempersiapkan diri menghadapi cuaca yang tak menentu. Yaitu seperti menyiapkan payung ataupun jas hujan.

Jika sudah terlanjur terserang penyakit, misalnya batuk, sebaiknya siapa pun itu harus menggunakan masker untuk mencegah penularan.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026
SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026
Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
Tegakkan Perda KTR, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Mulai dari Internal Pemerintah
Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026
SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga
Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:03 WIB

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:39 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:35 WIB

Tegakkan Perda KTR, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Mulai dari Internal Pemerintah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:31 WIB

Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:46 WIB

Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:45 WIB

Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25 WIB

Pemkot Depok Kaji Ulang Penerapan UHC, Utamakan Bantuan Kesehatan Tepat Sasaran

Berita Terbaru