Seekor Gajah Jantan di Solo Zoo Mati

- Reporter

Minggu, 17 Februari 2019 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Koleksi gajah jantan Solo Zoo yang bernama Jati telah mati pada awal Februari lalu. Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo sedang mencari seekor gajah jantan untuk dijadikan koleksi baru.

Direktur Utama Solo Zoo, Bimo Wahyu Widodo, mengatakan telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk mendatangkan gajah berjenis kelamin jantan.

“Kita upayakan mendatangkan gajah jantan untuk menggantikan Jati. Nanti akan kita pasangkan dengan gajah betina koleksi kami,” kata Bimo, Sabtu (16/2/2019).

Bimo mengatakan penambahan koleksi bisa dilakukan dengan cara pertukaran satwa dengan kebun binatang lainnya. Dia berharap proses ini tidak berlangsung lama.

“Bisa saja nanti Solo Zoo bertukar satwa dengan Gembira Loka Yogyakarta. Kita sama-sama minta izin kementerian,” kata Bimo.

Adapun Jati ialah gajah jantan yang didatangkan dari Way Kambas, Lampung sejak 1984. Dia sempat dijodohkan dengan gajah betina bernama Wulan, namun Wulan mati karena hamil sungsang.

Kemudian Jati dijodohkan dengan gajah betina bernama Dian. Mereka memiliki seekor anak betina yang dinamakan Manohara.

Jati kemudian mati pada 5 Februari lalu karena faktor usia yang sudah tua, yakni 55 tahun. Kini koleksi gajah Solo Zoo tinggal dua ekor, yakni Dian yang berusia 50 tahun dan Manohara berusia 10 tahun.

“Dengan didatangkannya gajah jantan nanti, justru bisa kita jodohkan dengan Dian ataupun Manohara. Sehingga harapannya gajah ini bisa terus bereproduksi,” pungkasnya.

 

Penulis: Adista

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

 

Berita Terkait

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
PGRI Ciamis Juara Puspa Swara Wanoja Sunda ; Gubernur Dedi Mulyadi Tutup Lomba Paduan Suara TP PKK Jabar di Bale Gede Pakuan
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:40 WIB

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 - 11:55 WIB

SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 08:04 WIB

Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:24 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru