Timnas U-22 Tunjukkan Perkembangan Positif

- Reporter

Kamis, 7 Februari 2019 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Tim Nasional Indonesia U-22 bermain imbang 2-2 dengan Bhayangkara FC pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2) sore. Pada laga ini Garuda Muda unggul dua gol terlebih dahulu lewat gol Andy Setyo pada menit ke-61 dan penalti Gian Zola menit 66′.

Usai laga, pelatih Timnas U-22, Indra mengaku banyak pelajaran yang bisa dipetik pada uji coba ini. Apalagi jelang menghadapi Piala AFF U-22 yang akan digelar di Kamboja pada 17 hingga 26 Februari mendatang.

“Game yang saya pikir cukup menarik ya untuk pembelajaran awal kami, itu yang pertama. Yang kedua, dari tim satu dan tim kedua ada kekurangan dan kelebihan. Jadi kedua tim yang saya turunkan ada plus ada minus. Tim pertama di babak pertama ada plusnya ada minusnya juga, tim kedua juga begitu. Intinya ada beberapa hal yang kami harus perbaiki, baik itu individual taktiktal, grup taktikal, dan tim taktikal,” ujar Indra

“Tetapi secara keseluruhan game model yang kami inginkan mereka sudah memperlihatkan, dia tahu kapan harus defende, bagaimana defende, bagaimana attack dan bagaimana transisi. Tetapi memang masih perlu perbaikan ke depannya,” tambahnya.

Usai menghadapi Bhayangkara FC, Andy Setyo dan kawan-kawan akan menghadapi Arema FC pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (10/2) mendatang. Garuda Muda direncanakan akan bertolak ke Kamboja pada 15 Februari.

Pada laga ini, Indra juga mengakui timnya masih ada kekurangan. Menurutnya, transisi para pemain dari menyerang ke bertahan masih belum cepat sehingga memudahkan lawan mencetak gol. Meski begitu ia

yakin pada uji coba kedua nanti, tim ini akan tampil lebih baik lagi.

“Tadi kami coba menggunakan dua komposisi dua tim berbeda. Tim satu build up lebih rapi, main dengan posesion yang lebih progresif, dan tim kedua bermain dengan memang kita minta bermain dengan counter attack, tetapi saat counter attack transisinya lambat. Jadi begitu dia main defending, dia tunggu, dan dia counter, saat counter itu dia build up,” tukasnya.

Sumber : PSSI

Berita Terkait

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Saiful Chaniago Desak TNI POLRI Tindak Tegas Pengibar Bendera GAM
CPH Laporkan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara, Minta KPK Gunakan Kewenangan Supervisi
Senam Paricara Dharma Terus Diperkenalkan ke Masyarakat
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:00 WIB

Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

KBM Tatap Muka di Depok Kembali Normal Besok, Disdik Imbau Warga Sekolah Tetap Gunakan Masker

Selasa, 8 September 2026 - 19:10 WIB

Inovasi Pembelajaran SDN Anyelir 1 Depok Selama PJJ: Guru Tak Hanya Sekadar Beri Tugas

Selasa, 8 September 2026 - 19:08 WIB

Penyemprotan Air di Jalan Margonda Raya untuk Tekan Dampak Abu Vulkanik

Selasa, 8 September 2026 - 19:06 WIB

Atasi Sampah Kritis, Pemkot Depok Bangun RDF Plant di TPA Cipayung untuk Energi Alternatif

Selasa, 8 September 2026 - 18:59 WIB

Pemkot Depok Luncurkan Aplikasi Trans Depok untuk Kelola Biskita Secara Mandiri

Selasa, 8 September 2026 - 18:34 WIB

Diana Glory Futsal Academy Fasilitasi Siswa Tumbuhkan Bakat Futsal

Selasa, 8 September 2026 - 18:29 WIB

Biskita Trans Depok Makin Diminati, Jadi Pilihan Utama Warga untuk Kerja hingga Kuliah

Berita Terbaru