Kemenperin Kembangkan Arang Bambu Jadi Komponen Baterai

- Reporter

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perindustrian terus memacu unit pelayanan teknisnya, baik itu Balai Besar maupun Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri untuk semakin aktif melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan agar menghasilkan inovasi yang dibutuhkan oleh pelaku industri. Salah satunya riset dari Baristand Industri Banjarbaru yang mampu menjadikan arang bambu sebagai komponen baterai.

“Jadi, arang bambu sebagai pengganti grafit pada komponen baterai. Bambu yang digunakan adalah bambu betung yang merupakan potensi alam yang ada di Kalimantan Selatan,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Selasa (14/8).

Menurut Ngakan, selama ini komponen baterai kering yang umum digunakan berasal dari bahan grafit. Sementara grafit merupakan mineral tambang alam yang bersifat tidak dapat diperbaharui. “Potensi tambang grafit di Indonesia terdapat di Pulau Sumatera dengan sisa produksi tambang sekitar 2 juta ton atau dengan luasan area 30 hektare,” ungkapnya.

Maka itu, untuk mengurangi konsumsi karbon yang bersumber dari mineral alam, perlu dicari bahan baku yang bersifat lestari, seperti bambu. “Bambu sebagai tanaman yang dapat dibudidayakan yang memiliki waktu tanam sekitar 4-5 tahun. Selain itu, bambu memiliki komponen lignoselulosa tinggi sehingga kadar karbon dan oksigen melebihi 90 persen dari berat keseluruhan,” ujar Ngakan.

Arang bambu dibuat melalui metode pirolisis, yaitu bambu dikarbonisasi pada suhu 500-600oC dengan menggunakan peralatan khusus. Selanjutnya, arang yang dihasilkan diaktivasi memakai bahan kimia asam dan basa serta diberikan tambahan logam untuk menaikkan kapasitas listriknya. Logam yang digunakan adalah logam seng (Zn) dan nikel (Ni).

“Kemudian, dibuat partikel nano menggunakan high energy mechanic (HEM) berbasis Ball Mill. Karbon yang dihasilkan diuji struktur dan sifatnya menggunakan Pressure Swing Adsorption (PSA), Scanning Electron Microscopy (SEM), X-ray diffraction (XRD), dan konduktivitas,” jelasnya.

Ngakan meyakini, arang bambu akan mempunyai nilai atau kapasitas listrik yang lebih optimal apabila dapat dibentuk partikel ukuran nano. Pada tahap ini, masih dilakukan pengembangan lanjutan. “Daya Hantar Listrik (DHL) paling tinggi diperoleh pada arang bambu betung dengan aktivator KOH dan di-dopping oleh logam Zn dengan nilai DHL 7,02 mS/cm,” imbuhnya.

Potensi pengembangan bahan baku baterai ini seiring pula dengan tingginya penggunaan smartphone atau gadget lain. Merujuk data Kementerian Komunikasi dan Informatika, konsumen smartphone di Indonesia pada tahun 2018 akan melampaui 100 juta orang atau menjadi negara pengguna aktif ponsel pintar terbesar ke empat di dunia.

“Digitalisasi teknologi menjadi ciri dari masuknya sebuah negara ke era digital, termasuk Indonesia. Apalagi, Indonesia merupakan pangsa pasar yang sangat besar dengan total penduduk hingga 267 juta orang. Untuk itu, kita perlu menjadi tuan di negeri sendiri dengan menggunakan produk dan komponen lokal,” papar Ngakan.

Berita Terkait

Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Mendapat Tempat Di Hati Warga, Pengunjung Lebaran Depok 2026 Membludak Hingga 70 Ribu Orang

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:33 WIB

Depok Punya Senam Paricara Dharma

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:12 WIB

Cing Ikah Imbau Istri ASN dan Pejabat di Depok Bijak Bermedia Sosial

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:09 WIB

TP-PKK Kota Depok Gelar Pengajian Rutin di Kecamatan Cimanggis, Perkuat Nilai Keagamaan dan Kebersamaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:43 WIB

Pemkot Depok Gelar Operasi Bersih di Fly Over UI, Siapkan Penataan Lahan Rawan Sampah

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:42 WIB

Sambut Festival Heritage Depok Lama, Sebagian Jalan Pemuda Ditutup Mulai Malam Ini

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:53 WIB

Pastikan Sesuai Aturan, Wakil Wali Kota Depok Pantau Langsung Layanan Daycare

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:27 WIB

Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban Ratusan Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:26 WIB

Sentuhan Hangat Pemkot Depok untuk Kanvas Kehidupan Para Pelukis Lokal

Berita Terbaru

Berita

Depok Punya Senam Paricara Dharma

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:33 WIB