Tok! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –‎Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam sebelum masa gencatan senjata sebelumnya berakhir, demi memberi ruang bagi kelanjutan perundingan damai antara kedua negara.

‎Dalam pernyataan di media sosial, Trump menyebut langkah tersebut diambil setelah adanya permintaan dari Pakistan, yang selama ini berperan sebagai mediator dalam proses negosiasi.

‎”Saya telah menyetujui permintaan Pakistan ‘untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,'” kata Trump, Selasa (21/4/2026) waktu setempat, sebagaimana dilansir Reuters.

‎Ia menambahkan bahwa gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua pekan akan tetap diperpanjang hingga Iran menyerahkan proposal resminya dan pembicaraan selesai, “dengan satu atau lain cara.”

‎Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengucapkan terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump karena telah menerima permintaan negara tersebut untuk memperpanjang gencatan senjata dalam perang AS-Israel di Iran guna memungkinkan upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk berjalan sesuai rencana.

‎”Saya sangat berharap kedua belah pihak akan terus mematuhi gencatan senjata dan dapat menyimpulkan ‘Kesepakatan Perdamaian’ yang komprehensif selama putaran kedua pembicaraan yang dijadwalkan di Islamabad untuk mengakhiri konflik secara permanen,” kata Sharif dalam unggahan di X.

‎Keputusan ini menjadi perkembangan terbaru dalam dinamika konflik yang telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang ekonomi global. Langkah tersebut juga dinilai sebagai perubahan sikap Trump, yang sebelumnya berulang kali melontarkan ancaman keras untuk menyerang infrastruktur sipil Iran, termasuk pembangkit listrik.

‎Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres bersama sejumlah pihak lain sebelumnya menegaskan bahwa hukum humaniter internasional melarang serangan terhadap target sipil semacam itu.

‎Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Iran maupun dari Israel terkait keputusan perpanjangan gencatan senjata tersebut.

‎Trump, yang bersama Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran sejak 28 Februari, mengatakan salah satu alasan di balik keputusannya adalah kondisi internal Iran yang dinilai tidak stabil.

‎”Pemerintah Iran sangat terpecah, seperti yang tidak mengejutkan,” ujarnya, merujuk pada serangkaian pembunuhan tokoh-tokoh penting negara itu oleh operasi gabungan AS-Israel, termasuk pemimpin tertinggi sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang kini digantikan oleh putranya.

‎Meski gencatan senjata diperpanjang, Trump menegaskan bahwa blokade laut oleh Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran tetap akan dilanjutkan. Langkah ini sebelumnya telah dikecam oleh para pemimpin Iran sebagai tindakan perang.

‎Blokade tersebut juga menjadi salah satu isu utama yang mempersulit pembicaraan damai, terutama ketika kedua negara sempat ragu apakah akan mengirim delegasi untuk putaran kedua negosiasi di Islamabad, ibu kota Pakistan.

‎Adapun, keputusan memperpanjang gencatan senjata ini diambil hanya beberapa jam setelah Trump menyatakan tidak cenderung melanjutkan kesepakatan sementara tersebut. Ia bahkan sempat mengatakan bahwa militer AS “siap tempur sepenuhnya.”

‎Dalam wawancara, Trump juga menegaskan bahwa posisi AS dalam negosiasi sangat kuat dan optimistis akan menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan.

‎Ia menyebut Washington pada akhirnya akan mendapatkan apa yang ia gambarkan sebagai “sebuah kesepakatan yang hebat.” (Yuda)

Berita Terkait

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
PGRI Ciamis Juara Puspa Swara Wanoja Sunda ; Gubernur Dedi Mulyadi Tutup Lomba Paduan Suara TP PKK Jabar di Bale Gede Pakuan
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:40 WIB

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 - 11:55 WIB

SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 08:04 WIB

Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:24 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru