



SiaranDepok — NU Care–LAZISNU Kota Depok menggelar kegiatan tutup buku pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025 pada Jumat (24/01/26) di Gedung Majelis Ta’lim Pancoran Mas, Kota Depok.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris NU Care–LAZISNU Kota Depok, Sodiqul, mengungkapkan bahwa pihaknya menetapkan target pengelolaan dana ZIS Tahun 2026 sebesar Rp3 miliar. Target tersebut dinilai realistis jika melihat capaian pada tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2025, dengan keterbatasan sumber daya manusia, kita mampu mengelola dana lebih dari Rp2 miliar. Maka pada tahun 2026, dengan SDM yang semakin banyak dan jaringan yang semakin kuat, target Rp3 miliar insyaallah sangat memungkinkan,” ujarnya.
Sodiqul menekankan bahwa penguatan jaringan Unit Pengelola ZIS (UPZIS) dan Jaringan Pengelola ZIS (JPZIS) menjadi kunci utama dalam mencapai target tersebut. Saat ini, NU Care–LAZISNU Kota Depok telah memiliki penggerak di sejumlah wilayah, di antaranya UPZIS Cinere, Cipayung, Cilodong, Sukatani, dan Kemiri Muka.
“Dengan adanya jaringan dan unit layanan ZIS yang terus berkembang, kita optimistis target ini bisa dicapai. Kita bisa, dan harus bisa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua NU Care–LAZISNU Kota Depok, Muhtar Said, dalam arahannya menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh tim pengelola. Ia menyatakan kepercayaan penuh kepada jajaran manajemen eksekutif yang ada.
“Saya punya sekretaris dan bendahara yang andal. Dengan tim seperti ini, target yang dicanangkan pasti bisa dicapai. Jika ada kendala di lapangan, segera komunikasikan dan hubungi saya,” katanya.
Lebih lanjut, Muhtar Said menjelaskan bahwa pada Tahun 2026 NU Care–LAZISNU Kota Depok mengusung visi besar berupa komitmen untuk mengangkat harkat dan martabat guru ngaji serta pelaku UMKM pra-sejahtera. Saat ini, lembaga tersebut tengah melakukan konsolidasi data calon penerima manfaat.
“Data sementara yang sedang kita konsolidasikan terdapat sekitar 200 guru ngaji dan pelaku UMKM pra-sejahtera di Kota Depok yang akan menjadi fokus program pemberdayaan ke depan,” pungkasnya. (Asep)













