Perpaduan Cokek Betawi Sangar Tari Ayodya Pala Ciptakan Tari Kembang Merona

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok — Sanggar Ayodya Pala kembali menghadirkan karya terbaru di awal tahun 2026 melalui Tari Kembang Merona, sebuah tari kreasi baru yang memadukan unsur budaya Cokek Betawi dengan sentuhan estetika kontemporer.
‎
‎Pencipta Tari Kembang Merona, Yulli Fajar, mengatakan tarian ini diciptakan untuk memperkaya khazanah karya seni di Sanggar Ayodya Pala. Proses penciptaannya memakan waktu sekitar satu tahun.
‎
‎“Tari Kembang Merona mulai kami garap sejak 2025. Prosesnya panjang, dari tahap awal hingga beberapa kali revisi,” ujar Yulli, Minggu (18/1/2026).
‎
‎Menurutnya, pada awal penggarapan tarian ini sempat diberi nama Nona Nyentrik. Namun, seiring evaluasi terhadap gerak dan kostum yang dinilai belum sesuai dengan konsep, dilakukan perubahan hingga akhirnya diberi nama Tari Kembang Merona dan rampung pada awal 2026.
‎
‎“Ini merupakan tari kreasi baru yang berpijak dari kesenian Cokek Betawi,” jelasnya.
‎
‎Cokek sendiri dikenal sebagai tarian yang memiliki pengaruh budaya Tionghoa, sehingga Tari Kembang Merona menghadirkan perpaduan harmonis antara unsur Chinese dan Betawi.

Tarian ini menggambarkan sosok gadis yang tengah berada pada fase kasmaran, dianalogikan seperti bunga yang sedang mekar sempurna—indah, harum, dan menawan.
‎
‎“Maknanya adalah manusia yang telah mencapai potensi maksimal atau kedewasaan diri yang utuh,” tutur Yulli.
‎
‎Visualisasi tarian diwujudkan melalui pengembangan gerak-gerak tari Betawi yang diperkaya unsur keindahan, keberanian, dan semangat hidup.

Kostum didominasi warna merah dengan penggunaan saputangan merah sebagai simbol kemandirian perempuan, pesona kecantikan, kekuatan diri, serta kebahagiaan yang terpancar.
‎
‎Ke depan, Tari Kembang Merona diharapkan dapat diperkenalkan ke seluruh lapisan masyarakat Kota Depok dan menjadi bagian dari perbendaharaan tari daerah.
‎
‎Selain Tari Kembang Merona, Sanggar Ayodya Pala juga memiliki karya lainnya seperti Tari Goyang Ngamprok dan Tari Godeg Ayu yang kerap ditampilkan dalam program Susur Budaya.

Kedua tarian tersebut merupakan hasil pencapaian sanggar yang didirikan oleh Etin Budi Agustinah pada tahun 1980.
‎
‎Tari Goyang Ngamprok, karya Wahyu Kartadinata Suroso, berakar dari budaya Betawi dengan pijakan pada tari Cokek melalui pengembangan gerak kewer.

Tarian ini menggambarkan kehidupan remaja yang penuh kebersamaan, canda, konflik, dan nilai saling memaafkan.
‎
‎Sementara itu, Tari Godeg Ayu merupakan tari kreasi baru yang terinspirasi dari kesenian Topeng Cisalak, Depok, Jawa Barat.

Dikoreografikan oleh Wulandari, tarian ini mengisahkan dinamika kehidupan seorang gadis yang memasuki usia dewasa, mulai dari pencarian jati diri, keceriaan masa muda, hingga semangat meraih cita-cita yang kerap diwarnai problematika kehidupan.
‎
‎Sebagai wadah seni yang aktif melestarikan budaya, Sanggar Ayodya Pala juga berperan mengenalkan seni tradisi Indonesia hingga ke mancanegara.
‎
‎“Alhamdulillah, Ayodya Pala kerap dipercaya mewakili Indonesia ke luar negeri,” ujar Yulli.
‎
‎Ia menegaskan bahwa menari merupakan wujud kecintaan terhadap budaya bangsa.
‎
‎“Kami, para penari tradisional, insya Allah akan terus mengepakkan sayap untuk memperkenalkan budaya Indonesia,” pungkasnya. (Asep)

Berita Terkait

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui Amazing Build Fest 2 di MARGOCITY
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
Donasi Buku “Sejuta Buku Sejuta Impian”, LKSA Primago melalui Gerakan Ayo Peduli Sesama Dukung Literasi Siswa SDN Cibereum 1 Bogor
Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tampil dan Hadiri Kegiatan Maulid Nabi di Majelis Ta’lim Al Muhajirin Depok
Wakil Wali Kota Depok Buka Kejuaraan Voli Muda: Fokus Sportivitas & Bakat
Di Kementerian Ekonomi Kreatif, Denta Berbagi Perspektif Mengenai Harmoni Seni Pertunjukan
SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Berapa Tarif Sampah Terbaru Depok? Ini Rinciannya!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Bebaskan SMPN 2 dari Banjir, Begini Rencananya!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Jalan Enggram Dibangun, Solusi Peningkatan Ekonomi Depok

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Akselerasi Koperasi Merah Putih, Pemkot Depok Minta Fleksibilitas Aset

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Amankan Kamtibmas, Polisi Perketat Flyover UI Depok

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Koperasi Merah Putih, Pemkot Depok Gaet Mitra Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Supian Suri ke Pengurus Koperasi Merah Putih: Tak Komit, Silakan Mundur!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Di Era Digital, Pelajar Depok Perlu Jadikan Puisi sebagai Wahana Kreatif

Berita Terbaru

Proses pengangkutan sampah di TPA Cipayung yang dilakukan oleh DLHK Kota Depok. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Berapa Tarif Sampah Terbaru Depok? Ini Rinciannya!

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:10 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Bebaskan SMPN 2 dari Banjir, Begini Rencananya!

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:07 WIB

Pembangunan Jalan Enggram-Pemuda di Kecamatan Sawangan, Kota Depok. (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Jalan Enggram Dibangun, Solusi Peningkatan Ekonomi Depok

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:03 WIB