8 Negara Nato Himpun Tentara di Greenland, AS Katakan Hal Tak Berguna

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok — Sebanyak delapan negara-negara yang tergabung dalam NATO Eropa, yakni Jerman, Prancis, Swedia, Norwegia, Finlandia, Belanda, INggris dan Denmark dikabarkan sudah mengerahkan tentaranya untuk menjaga Greenland.

‎ Langkah itu diambil sebagai bagian dari pengintaian dan latihan militer di Ibu Kota Greenland, Nuuk, di tengah rencana Amerika Serikat (AS) yang berencana mengakuisisi pulau tersebut.

‎Presiden Prancis, Emmanuel Macron bahkan sudah mengonfirmasi lewat unggahan di media sosial resminya yakni X, bahwa personel militer pertama Prancis sudah dalam perjalanan menuju lokasi.

‎Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk NATO, Matthew Whitaker, menyampaikan pembelaan atas fokus Washington terhadap Greenland di tengah kecaman keras dari negara-negara Eropa.

‎Dalam wawancara dengan Fox News, Whitaker menilai Eropa memiliki “kecenderungan untuk bereaksi berlebihan” terhadap langkah AS di wilayah Arktik tersebut.

‎Pernyataan ini muncul setelah Prancis mengumumkan latihan militer baru bersama Denmark sebagai respons atas ambisi aneksasi pemerintahan Donald Trump. Whitaker menegaskan bahwa keamanan Arktik adalah kepentingan pertahanan inti Amerika Serikat.

‎Whitaker menjelaskan bahwa mencairnya es kutub telah mengubah peta geopolitik Arktik dan membuka rute navigasi baru. Hal ini menjadikan Greenland memiliki nilai strategis yang tidak bisa ditawar bagi pertahanan AS.

‎”Keamanan Greenland, yang merupakan sayap utara dari daratan Amerika Serikat, sangatlah krusial,” ujar Whitaker, seperti dilansir Fox News, dikutip Minggu (18/1/2026). Ia menambahkan bahwa benteng pertahanan di belahan bumi barat tersebut sangat penting untuk pengawasan aset angkatan laut dan keamanan jangka panjang AS.

‎Berbicara dari Ronald Reagan Presidential Library, Whitaker menggunakan doktrin “perdamaian melalui kekuatan” (peace through strength) ala Reagan untuk mendesak sekutu NATO agar meningkatkan anggaran pertahanan mereka.

‎Ia memberikan sindiran tajam terhadap kondisi militer Eropa saat ini. Whitaker menyebut operasi AS di Venezuela (Operasi Midnight Hammer) sebagai bukti kemampuan AS memproyeksikan kekuatan, sementara banyak sekutu NATO belum mampu menyamai level tersebut.

‎Whitaker mendesak Uni Eropa untuk melakukan deregulasi ekonomi guna memacu pertumbuhan kapital yang dibutuhkan untuk mendanai pertahanan. “Eropa dan Uni Eropa harus melepaskan ikatan tangan di belakang punggung mereka,” tegasnya.

‎Prioritas utama Whitaker saat ini adalah memastikan komitmen politik yang disepakati di Den Haag tahun lalu benar-benar berubah menjadi kapabilitas militer nyata.

‎Ia memuji negara-negara Baltik (Latvia, Lituania, Estonia) dan negara-negara Nordik yang dianggap lebih serius menanggapi ancaman Rusia karena posisi geografis mereka yang dekat.

Hal ini merujuk pada rekam jejak agresi Rusia di Krimea (2014) dan invasi ke Ukraina (2022) yang menjadi alarm bagi keamanan kawasan.

‎Whitaker juga menyebutkan bahwa pertemuan antara Wakil Presiden JD Vance, Menlu Marco Rubio, serta pihak Denmark dan Greenland baru-baru ini berlangsung konstruktif.

Ia meminta semua pihak untuk tetap berkepala dingin guna menghindari eskalasi yang tidak perlu. (Asep)

Berita Terkait

Beasiswa Kuliah Gratis Pemkot Depok Resmi Dibuka, Pendaftaran Mulai Awal Juli 2026
Pastikan Sesuai Aturan, Wakil Wali Kota Depok Pantau Langsung Layanan Daycare
Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban Ratusan Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok
Sentuhan Hangat Pemkot Depok untuk Kanvas Kehidupan Para Pelukis Lokal
Wajah Baru Jalan Alternatif Sawangan: Harapan Kenyamanan di Balik Pelebaran Sawangan
Menghidupkan Sejarah di Akhir Pekan: Sebagian Jalan Pemuda Ditutup Sementara Demi Festival Heritage Depok Lama
Menuju HUT ke-81 RI: Saat Rakyat Menentukan Sendiri Simbol Kemerdekaannya
Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:00 WIB

Beasiswa Kuliah Gratis Pemkot Depok Resmi Dibuka, Pendaftaran Mulai Awal Juli 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:53 WIB

Pastikan Sesuai Aturan, Wakil Wali Kota Depok Pantau Langsung Layanan Daycare

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:27 WIB

Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban Ratusan Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:26 WIB

Sentuhan Hangat Pemkot Depok untuk Kanvas Kehidupan Para Pelukis Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:25 WIB

Wajah Baru Jalan Alternatif Sawangan: Harapan Kenyamanan di Balik Pelebaran Sawangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:20 WIB

Menuju HUT ke-81 RI: Saat Rakyat Menentukan Sendiri Simbol Kemerdekaannya

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:03 WIB

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Berita Terbaru