China Menemukan Penelitian Tentang Covid 19

- Reporter

Kamis, 27 Januari 2022 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Terdapat sebuah penelitian yang menyatakan bahwa vaksin Covid-19 mRNA terbaru kini dikembangkan di China.

Serta bisa disebut-sebut ampuh dalam memancing kekebalan manusia terhadap virus Covid 19.

Tidak tanggung-tanggung, bahwa vaksin itu dapat memicu respons imun yang begitu cepat pada sebanyak 95% penerima.

Baca Juga : Andrea Dovizioso Mengalami Kesulitan saat Mengendarai Motor Yamaha – Siaran Depok

Dalam sebuah berita yang di terbitkan pada Senin 24 Januari 2022, memberikan simpulan bahwa vaksin ARCoV ini telah melewati uji klinis pada fase satu di sebuah rumah sakit yang berada di China RS. Shulan di Hangzhou provinsi Zhejiang, China.

Uji klinis itu memerlukan 120 orang dewasa sehat berusia 18 hingga 59 tahun untuk secara acak ditugaskan menerima suntikan vaksin atau plasebo.

Kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengambil dosis vaksin yang berbeda berkisar antara lima mikrogram (mcg) dan 25mcg.

Dan sudah tercatat, 118 peserta menerima dua dosis dengan jarak 28 hari.

“Antibodi penetral ditemukan di antara 80% hingga 95% peserta yang menggunakan dua dosis vaksin, bervariasi dengan dosis yang mereka terima,” tulis laporan itu dikutip Straits Times.

“Kelompok yang menerima suntikan 20mcg menunjukkan tingkat antibodi-positif tertinggi, hingga 95%.” Jelasnya.

Dalam penelitian ini juga disebutkan para penerima vaksin bisa mengalami efek samping yang ringan.

Sementara itu, ARCoV juga kini sedang dalam uji coba fase tiga Negara Meksiko, Indonesia, dan Nepal.

Namun, sejauh ini masih belum ada rilis yang mencantumkan hasil dari studi fase dua dan tiga.

Perlu diketahui untuk vaksin ARCoV ini sendiri merupakan sebuah vaksin yg dikembangkan oleh Walvax Biotechnology, Suzhou Abogen Bioscience dan PLA Academy of Military Science.

Selain vaksin ARCoV, China juga sedang mengembangkan vaksin mRNA lainnya seperti vaksin besutan Zhuhai Lifanda Biotechnology.

Dan saat ini, untuk vaksin Covid-19 itu juga sedang menjalani uji klinis.

Kini China pun telah melakukan banyak pengembangan dan perancangan untuk vaksin Covid 19.

Dari salah satu vaksin yang ada di China sudah ada di Indonesia yang sudah banyak di gunakan yaitu Vaksin Sinovac dan Sinpoharm.

Berita Terkait

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026
SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026
Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
Tegakkan Perda KTR, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Mulai dari Internal Pemerintah
Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026
SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga
Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:03 WIB

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:39 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:35 WIB

Tegakkan Perda KTR, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Mulai dari Internal Pemerintah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:31 WIB

Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:46 WIB

Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:45 WIB

Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25 WIB

Pemkot Depok Kaji Ulang Penerapan UHC, Utamakan Bantuan Kesehatan Tepat Sasaran

Berita Terbaru