Ini dia Penyebab Warna Api bisa Berbeda-beda

- Reporter

Rabu, 29 Desember 2021 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com- Jika kita sedang melihat api dan memperhatikan warna api tersebut, pasti yang kita lihat terkadang api berwarna merah, terkadang berwarna oranye, berwarna biru dan terkadang berwarna kuning. Yang jadi pertanyaan adalah mengapa Api bisa berubah-ubah warna?

Perlu diketahui bahwa Air, tanah,  api, udara merupakan elemen materi penyusun alam semesta. Secara sains modern api berbeda dengan elemen materi lainnya. Ini terjadi karena api mempunyai reaksi materi-materi yang dikenal sebagai pembakaran.

Pembakaran akan terjadi saat bahan bakar dipertemukan dengan oksigen, lalu dipanaskan sampai ke titik nyalanya supaya bereaksi. dari reaksi ini terbentuk uap, air dan karbondioksida Selain itu terdapat pula energi yang besar dalam bentuk radiasi panas dan gelombang cahaya. inilah yang biasa kita sebut sebagai api.

baca juga :

PT Pupuk Indonesia Luncurkan Nitrea Dan Phonska Plus

Warna api ternyata sangat ditentukan oleh seberapa efisien reaksi pembakaran yang sedang berlangsung. semakin efisien pembakarannya semakin panas pula suhu yang dihasilkan dan semakin tinggi suhu pembakarannya semakin kasat mata pula radiasi elektromagnetik yang terpancar dimulai dari merah gelap ke orangnya kekuning sampai akhirnya putih kebiruan.

inilah alasan pertama bahwa umumnya pembakaran yang efisien akan menghasilkan api biru sementara yang kurang efisien akan menghasilkan api kuning atau orange.

Selanjutnya efisien pembakaran juga sangat dibutuhkan oleh keberadaan oksigen. tanpa oksigen Jangan harap ada api. Kita beruntung karena sampai saat ini masih menjadi satu-satunya planet di mana kita bisa menyalakan api.

Rahasianya ada di atmosfer bumi kita yang 21% nya adalah oksigen. itu kenapa pembakaran juga cenderung lebih efisien jika kita pakai bahan bakar berbentuk gas. soalnya bahan bakar gas lebih mudah dicampur dengan oksigen di udara saat dipanaskan.

Dibandingkan gas, pembakaran minyak tanah kurang efisien, sehingga menghasilkan juga zat pengotor berupa jelaga. jelaga inilah yang memancarkan cahaya kuning kemerahan saat dipanaskan

Gas dan minyak tanah sama-sama bersifat hidrokarbon alias terdiri dari unsur hidrogen dan karbon. umumnya senyawa-senyawa hidrokarbon termasuk bahan bakar paling efisien gampang berikatan dengan oksigen. Dan kedua unsur ini akan memancarkan gelombang cahaya biru saat dipanaskan

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Di Serbu Warga, Bazar Baju Gratis RT 2 Panggulan Memeriahkan HUT Kota Depok ke 27 tahun 2026
SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:40 WIB

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 - 11:55 WIB

SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 08:04 WIB

Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:24 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru