MarkPlus Beri Penghargaan Bergengsi Bagi Para Pegiat Marketing Indonesia di MarkPlus Conference 2022.

- Reporter

Jumat, 10 Desember 2021 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Jakarta, 9 Desember 2021 – MarkPlus Inc kembali menggelar acara marketing terbesar se- Asia yang ke-16, MarkPlus Conference kembali hadir yang kali ini diadakan secara hybrid online dan juga offline. Rangkaian kegiatan MarkPlus Conference diselenggarakan pada tanggal 8-9 Desember 2021 bersama dengan pembicara-pembicara kredibel terkait pemasaran yang akan membahas terkait bisnis menyambut endemic dan kiat-kiat khusus dari pembicara-pembicara MarkPlus Conference kali ini.

 

Hari kedua MarkPlus Conference diawali dengan opening remarks dari Hermawan Kartajaya selaku Founder dan Chairman MarkPlus, Inc yang menerangkan soal bagaimana Entrepreneurial Marketing harus diterapkan oleh seluruh lapisan pemerintahan.

 

“Sekarang diperlukan Bupati, Walikota dan ASN Daerah yang punya CIEL (Creativity, Innovation, Entrepreneurship, dan Leadership). Bupati atau Walikota itu pasti entrepreneur karena salah satu wataknya adalah mengambil resiko. Oleh karenanya antara Kepala Daerah dan ASN Daerah harus saling melengkapi. Apabila Bupati atau Walikota-nya harus CIEL, ASN nya harus menerapkan Pandawa Lima.

baca juga :

Tetra Pak dan SUN KARA Kupas Pengalaman Memasak dengan Santan Kemasan Dua Segitiga

Hermawan kemudian mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah Jawa Timur yang telah secara resmi mendeklarasikan CIEL sebagai dasar entrepreneurship ASN-nya. “Gubernur Jawa Timur sudah declare bahwa CIEL akan digunakan menjadi dasar ASN di Jawa Timur dan Gubernur sudah punya MOU dengan kita.”

 

“Kami Kementerian Koperasi dan UKM memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ICSB yang sudah memberikan suatu model untuk memacu pimpinan Kepala Daerah untuk mampu memberikan perhatian yang terbaik bagi UKM agar mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan keuangan daerah masing-masing dan Indonesia,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Arif Rahman Hakim, yang memberikan sambutan secara online mewakili Menteri KUKM Teten Masduki

 

“UKM memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% terhadap eksport sumbangannya 14,37%. Oleh karena itu pemerintah bermaksud memperkuat dan memberikan dukungan terbaik bagi perlindungan dan pemberdayaan koperasi.”

 

Jumlah pelaku wirausaha masih rendah, kami punya target menumbuhkan 500.000 pengusaha per tahun. Yang kedua adalah memodernisasikan koperasi agar diminati oleh para millenials, 500 koperasi modern yang bisa dijadikan model di seluruh Indonesia.

“Biasanya ASN itu erat kaitannya dengan produktivitas. Kedepannya harus improve dan menargetkan hasilnya terkait ekonomi daerah harus bagaimana. Salah satu watak entrepreneurship adalah berani mengambil resiko. Karena itu antara ASN daerah dan kepala daerah harus saling melengkapi. Perwakilan pemerintah daerah seperti Bupati juga harus menerapkan CIEL.”, jelas Hermawan lagi.

Pada Natamukti Session, hadir sebagai pembicara adalah M. Anwar, S. Si., M. AP selaku Walikota Jakarta Timur, Dr. I dewa Made Agung SE M.SI selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Andreas Andrian Pramaditya selaku Vice President of Gallery Indonesia Blibli.com, terakhir adalah Joko Sutrisno selaku Regional Director Indonesia Council for Small Business Jawa Tengah. Masing-masing membagikan tentang perkembangan wilayah dan atensi apa yang sekiranya diberikan secara khusus lewat program-program yang direncanakan dan telah dicanangkan.

Penghargaan yang diberikan pada MarkPlus Conference tak hanya tertuju pada sektor privat saja, adanya Natamukti Award adalah bentuk apresiasi kepada kota maupun kabupaten yang berhasil memasarkan, mendorong peningkatan kualitas serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya terutama saat pandemi. Terdapat 11 kota yang meraih Natamukti Awards 2019 yaitu Balikpapan, Bandung, Bengkulu, Jakarta Timur, Jambi, Malang, Medan, Padang, Pontianak, Tangerang, Tangerang Selatan, dan 12 Kabupaten yaitu  Bojonegoro,   Deli  Serdang, Karanganyar,  Kulonprogo, Lamongan, Pasuruan, Pekalongan, Purwakarta, Serang, Siak, Suban, dan Trenggalek.

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terbaru