SMS Blast Mitigasi Bencana Oleh Kominfo & Badan Geologi

- Reporter

Kamis, 15 April 2021 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – SMS Blast merupakan sebuah pemberitahuan melalui SMS tentang infromasi terkini benca geologi letusan gunung berapi di wilayahnya. Fungsi dari SMS Blast yakni penyautuan sistem yang dimiliki oleh Badan Geologi ke sistem yang dibangun oleh Kemenkominfo.

Melalui Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika,Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaksanakan penandatangan kerja sama penyebarluasan informasi mengenai gunung api.

“Dengan teknologi yang semakin maju, sehingga ada tuntutan dari masyarakat (di wilayah KRB) untuk bagaimana Pemerintah dapat memberikan pelayanan data dan informasi agar masyarakat dapat survive dari bencana,” jelas Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono.

Pemerintah saat ini dituntut melakukan upaya mitigasi bencana geologi dengan kemajuan teknologi informasi dan tetap melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Hal ini dikarenakan tingkat pertumbuhan hunian masyarakat di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) semakin tinggi.

Menurut Eko, salah satu solusi untuk permasalahan kendala jaringan komunikasi di lokasi rawan bencana ialah diadakannya program penyebarluasan informasi kebencanaan melalui telekomunikasi dan lembaga penyiaran di KRB.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ahmad M Ramli mengungkapkan terdapat empat operator seluler secara teknis sudah terhubung yakni Telkomsel, XL, Indosat, dan Hutchison 3.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Andiani menjelaskan peringatan ppotensi bwncana dan upaya mitigasi paling dini kepada masyarakat di sekitar wilayah KRB merupakan notifikasi dari SMS yang nantinya didapatkan.

“Notifikasi ini merupakan salah satu upaya kami dalam memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang tinggal di daerah kawasan rawan bencana sekaligus penguatan kapasitas masyarakat untuk selalu siap siaga dalam menghadapi potensi bencana,” kata Andiani.

 

(SZ)

Berita Terkait

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan
Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB