Penemuan Insektisida Berbahan Organik dan Limbah oleh Tiga Mahasiswa UI

- Reporter

Rabu, 29 Agustus 2018 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Insektisida merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh serangga dalam bentuk apapun. Banyak masyarakat yang menggunakannya. Namun, kini tiga mahasiswa UI berhasil membuatnya dari bahan organic dengan memanfaatkan limbah Styrofoam dan daun pacar kuku.

Tiga mahasiswa jurusan Kimia dari Fakultas Matematika dan IPA Universitas Indonesia (FMIPA UI) meneliti sejumlah bahan alam yang aman bagi makhluk hidup dan dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan insektisida alami dan ramah lingkungan.

Ketiga mahasiswa FMIPA UI tersebut adalah Nadiatus Silmi, Shella Jeniferani Willyam, dan Redita Andini Ayundrisa di bawah bimbingan dosen FMIPA UI Dr. Ir. Antonius  Herry Cahyana.

Mereka berhasil memanfaatkan limbah Styrofoam untuk membantu reaksi sintesis insektisida dari daun pacar kuku (Lawsonia Inermis) yang aman bagi kesehatan makhluk hidup dan lingkungan.

Menurut Silmi selaku ketua tim, Insektisida merupakan produk yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari namun sayangnya masih banyak insektisida yang mengandung senyawa Organofosfat dan Organoklorin.

Senyawa-senyawa tersebut termasuk ke dalam kelompok Polutan Organik Persisten (POP) yang sulit terdegradasi dan bersifat toksik, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia.

“Maka dari itu, kami rasa sangat diperlukan bahan aktif insektisida baru dari bahan alam yang tidak berbahaya.” Seperti dilansir oleh depoknews.id.

Lebih lanjut, menurutnya, penemuan ini terinspirasi untuk memanfaatkan daun pacar kuku serta limbah Styrofoam atau Polistirena dalam reaksi pembuatan insektisida.

Metode yang digunakan jauh lebih sederhana karena tidak membutuhkan suhu dan tekanan tinggi serta tidak menggunakan pelarut organic berbahaya sehingga lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.

“Hasil dari penelitian kami, insektisida alami ini terbukti dapat membunuh nyamuk dengan waktu kurang lebih tiga menit saja. Potensi dari inovasi kami ini dapat dikembangkan menjadi bahan aktif insektisida yang digunakan dalam bentuk sediaan losion, gel, atau spray.” katanya.

Diharapkan hasil penelitian ini mampu menekan penggunaan insektisida berbahaya dan menggantinya menjadi insektisida alami dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan.

 

Penulis: Muhammad Ramadhan

Editor: Sabar P

Berita Terkait

Menteri Mendukbangga, Wihaji: Penyerapan MBG untuk 3B Capai Tiga Juta Penerima Manfaat
Hadapi Era Digitalisasi, Rohmat Rospari Inisiasi Sistem Publikasi Anggaran BAZNAS
Bongkar Mata Air Situ Gadog Jadi ‘Telaga Dewa’, Anggota DPRD Yeti Wulandari Bersama Pemkot Depok dan Wakil Kementrian LHK Keroyokan Bersih-Bersih dan Tebar 1.500 bibit Ikan Dewa
“CEKREK”!! waspada informasi hoax cek dulu kebenarannya
Wagub Erwan Tegaskan Stunting Harus Ditangani Bersama, Jabar Catat Penurunan Tertinggi Nasional
Kemendukbangga BKKBN Jabar Perkuat Edukasi Kesehatan Reproduksi Inklusif Untuk Remaja Tuli
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Maksimalkan Peran Kader PKK dan Aparat Desa untuk Atasi Stunting
Walikota Depok, Supian Suri Apresiasi Kontribusi Investor, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 14:46 WIB

Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut

Sabtu, 29 November 2025 - 11:44 WIB

Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Jumat, 28 November 2025 - 23:28 WIB

MI MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL Gelar Kegiatan Perkemahan Jumat – Sabtu (Perjusa) Tahun 2025 Bersama Dirgantara Outbond Training

Kamis, 27 November 2025 - 23:34 WIB

Primago Consulting berpartisipasi pada Kegiatan Career & Education Fair (CEF) 4.0 Tahun 2025 di UNIDA Gontor

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

Menteri Mendukbangga, Wihaji: Penyerapan MBG untuk 3B Capai Tiga Juta Penerima Manfaat

Selasa, 25 November 2025 - 20:01 WIB

PERJUSA SMP MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL 2025 Bersama Dirgantara Outbond Training

Senin, 24 November 2025 - 09:44 WIB

Hadapi Era Digitalisasi, Rohmat Rospari Inisiasi Sistem Publikasi Anggaran BAZNAS

Minggu, 23 November 2025 - 22:03 WIB

Bongkar Mata Air Situ Gadog Jadi ‘Telaga Dewa’, Anggota DPRD Yeti Wulandari Bersama Pemkot Depok dan Wakil Kementrian LHK Keroyokan Bersih-Bersih dan Tebar 1.500 bibit Ikan Dewa

Berita Terbaru