
SIARANDEPOK.COM – Kemendukbangga/BKKBN bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI menggelar kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Program Bangga Kencana di Gedung Harmas, Kecamatan Beji, pada 2 November 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. Nuroji; Pranata Humas Ahli Madya Direktorat Bina Peran Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Ratna Juita Razak; Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, dr. Dean Rosmawati; Lurah Beji, Samsu Sadikin; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Depok, Citra Indah Yulianty. Warga menyambut positif sosialisasi tersebut karena memberikan pemahaman dan edukasi secara langsung mengenai pentingnya membangun keluarga yang terencana, sehat, harmonis, dan berkualitas.
Pranata Humas Ahli Madya Direktorat Bina Peran Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Ratna Juita Razak, menyampaikan bahwa sosialisasi Bangga Kencana memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembangunan keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas. Oleh karena itu, kesadaran mengenai perencanaan keluarga, kesehatan, pendidikan, serta pola pengasuhan anak perlu terus diperkuat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Kota Depok semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan keluarga berkualitas demi terciptanya Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” ujar Ratna. Ia melanjutkan bahwa program Bangga Kencana berperan mendampingi masyarakat sepanjang siklus kehidupan, mulai dari bayi, balita, remaja, pasangan usia subur, hingga lansia guna memastikan kualitas generasi penerus bangsa. Selain itu, ia mengharapkan para remaja dapat menjadi motivator program Bangga Kencana melalui berbagai kegiatan kepemudaan.
Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah program prioritas, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), serta pengembangan aplikasi pintar (superapps) layanan keluarga berbasis kecerdasan buatan (AI). Ia juga menekankan pentingnya pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan keluarga, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, pemerintah juga menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) guna meningkatkan kualitas gizi keluarga serta menekan risiko stunting.
Masyarakat juga diimbau untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak. “Bangun keluarga yang tangguh dan bahagia sebagai langkah awal menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Di lokasi yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. Nuroji, turut menegaskan bahwa sosialisasi Bangga Kencana memiliki peran vital dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Menurutnya, keluarga adalah fondasi utama untuk membentuk generasi berkualitas sehingga kesadaran akan perencanaan keluarga, kesehatan, dan pola pengasuhan anak harus terus diperkuat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Depok semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan keluarga berkualitas demi terciptanya Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” pungkasnya.















