
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah menggenjot proyek penataan serta pelebaran infrastruktur di kawasan Boulevard Grand Depok City (GDC).Pengerjaan fisik ini difokuskan secara serentak di lima titik lokasi strategis guna mengoptimalkan fungsi ruang publik.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengungkapkan bahwa pembenahan kawasan tersebut mencakup perbaikan jalur lambat, jalur pedestrian, hingga area sempadan sungai. Sebagaimana dilansir berita.depok.go.id, proyek ini dijalankan secara bertahap melalui pemeliharaan awal demi kelancaran mobilitas warga.
“Ya, DPUPR saat ini sedang melakukan penataan jalan di Kawasan GDC. Ada lima titik sekaligus yang kami benahi, mulai dari jalur lambat, jalur pedestrian sampai sempadan sungai,” ujar Yodi saat memberikan keterangan pers yang dikutip dari berita.depok.go.id.
Lebih lanjut, Yodi merinci kelima titik pengerjaan yang meliputi pintu masuk Jalan Boulevard GDC dari Jalan Kartini di Kelurahan Depok. Proyek serupa juga mencakup pelebaran Jalan Tugu Jaya, akses menuju Jalan Batan Raya di Kelurahan Tirtajaya, perbaikan jalur lambat dekat Jalan Mandor Samin di Kelurahan Kalimulya, serta pelebaran jalan menuju Jalan Tamberehe di Kelurahan Kalibaru.
Berdasarkan catatan berita.depok.go.id, rangkaian tahapan teknis ini telah dimulai sejak survei awal pada 29 September lalu, dilanjutkan pembongkaran awal pada 1 Oktober, survei bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) pada 14 Oktober, serta pengukuran dan pembongkaran lanjutan pada akhir Oktober yang kini masih terus berproses di lapangan.
Pihak DPUPR berharap optimalisasi ruang milik jalan (Rumija) ini dapat mewujudkan kawasan GDC yang tertib, nyaman, serta inklusif bagi seluruh masyarakat. “Agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Yodi menutup penjelasan.














