

SIARAN DEPOK — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai berbeda oleh Komunitas Ciliwung Depok (KCD) bersama Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Arrahmaniyah. Mereka menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di kawasan Cadas Sungai Ciliwung, Depok, pada Senin (17/8/2026) pagi, dengan membawa misi penyelamatan lingkungan.
Aksi peringatan ini mengusung tema “Sungai Merdeka dari Sampah, Limbah, Alih Fungsi Lahan, dan Spesies Invasif.” Lewat tema tersebut, para peserta ingin menegaskan bahwa sungai memiliki peran krusial sebagai sumber kehidupan yang membutuhkan perlindungan nyata dari masyarakat.
Kepala Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kota Depok, Moch. Rais, menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan sejatinya tidak hanya diartikan sebagai kebebasan manusia semata. Menurutnya, rasa nasionalisme dan patriotisme juga harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem alam.
Ia menekankan bahwa sungai-sungai di Indonesia, termasuk Sungai Ciliwung, berhak untuk merdeka dari berbagai ancaman ekologis. Ancaman tersebut meliputi pencemaran sampah, pembuangan limbah, alih fungsi lahan di area aliran sungai, hingga dominasi spesies asing atau invasif yang merusak ekosistem lokal.
Keberadaan Sungai Ciliwung sendiri dinilai sangat krusial karena menjalankan fungsi ekologis yang mendasar, seperti penyedia sumber air, pengendali banjir, sarana transportasi, hingga habitat alami bagi flora dan fauna perairan. Oleh sebab itu, menjaga kelestariannya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan masa depan.
Rais berharap gerakan ini mampu membakar semangat masyarakat dan pemerintah untuk secara konsisten merawat seluruh sungai di Indonesia. Langkah ini diharapkan memastikan manfaat sungai dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.
Sumber berita: berita.depok.go.id














