

SIARAN DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mendampingi para delegasi negara anggota ASEAN melakukan kegiatan lapangan di Dermaga Sahabat Ciliwung pada Rabu (12/8/2026). Dalam aksi lingkungan tersebut, para perwakilan negara sahabat diajak menyusuri area sungai serta menanam pohon di sepanjang bantaran Ciliwung.
Agenda penyusuran sungai ini merupakan bagian dari rangkaian Regional Workshop on Environmental Monitoring and Reporting in Support of Integrated River Basin Management (IRBM) Program Development and Implementation. Lokakarya berskala regional Asia Tenggara tersebut diselenggarakan secara khusus di Kota Depok.
Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menyambut hangat kehadiran para utusan ASEAN di tepi Sungai Ciliwung. Menurut Reni, kedatangan delegasi internasional ini memberikan energi positif dan dorongan semangat bagi jajaran DLHK, kelompok Program Kampung Iklim (ProKlim), serta para komunitas pegiat lingkungan yang terus konsisten merawat sungai.
Reni mengungkapkan bahwa Sungai Ciliwung saat ini masih menghadapi berbagai tantangan berat, seperti tingkat pencemaran domestik, alih fungsi lahan, risiko banjir, hingga dampak perubahan iklim. Meski demikian, potensi tersebut diimbangi oleh tingginya rasa kepedulian dan aksi nyata dari warga maupun komunitas lokal di sekitar bantaran sungai.
Guna mengatasi permasalahan tersebut, Pemkot Depok berkomitmen menerapkan pendekatan Integrated River Basin Management (IRBM) dalam mengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung secara terpadu dari hulu ke hilir. Langkah ini dijalankan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga mitra internasional.
Melalui kegiatan ini, Reni berharap ruang kolaborasi antarnegara dapat tercipta untuk saling bertukar praktik baik dan memperkuat jejaring pengelolaan sungai yang berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Sumber berita: Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok














