

Keberhasilan Tim Nasional Spanyol meraih trofi Piala Dunia 2026 tidak hanya melahirkan sejarah baru di atas lapangan hijau. Setelah berhasil menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 di laga final yang dramatis, skuad berjuluk La Furia Roja ini juga dipastikan membawa pulang hadiah uang tunai dalam jumlah yang sangat menggiurkan dari FIFA.
Pada edisi ke-23 yang digelar di Amerika Utara ini, FIFA secara resmi menaikkan alokasi anggaran dana hadiah bagi para peserta. Total dana yang digelontorkan oleh badan sepak bola dunia tersebut mencapai rekor tertinggi dalam sejarah turnamen, yakni mencapai 871 juta dollar AS atau setara dengan Rp15,6 triliun. Jumlah fantastis ini kemudian didistribusikan secara merata kepada seluruh 48 negara yang berhasil lolos ke putaran final.
Kenaikan total anggaran ini juga dipengaruhi oleh adanya suntikan dana tambahan sebesar 100 juta dollar AS yang disetujui pada April 2026 lalu. Tambahan dana segar tersebut sengaja dialokasikan oleh FIFA setelah menerima masukan dan lobi dari sejumlah federasi sepak bola Eropa. Dana ekstra ini ditujukan untuk membantu membiayai operasional, akomodasi, serta logistik delegasi tim selama turnamen berlangsung di tiga negara tuan rumah.
Sebagai jawara baru, Timnas Spanyol berhak mengantongi hadiah utama sebesar 51 juta dollar AS atau kurang lebih setara dengan Rp913 miliar. Angka tersebut mengalami lonjakan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan edisi empat tahun lalu di Qatar, di mana tim juara saat itu “hanya” mendapatkan hadiah sebesar 42 juta dollar AS.
Tidak hanya Spanyol yang tersenyum lebar, tim-tim lain yang menempati posisi empat besar juga kecipratan berkah nominal yang besar. Argentina yang keluar sebagai runner-up memperoleh hadiah sebesar 34 juta dollar AS atau sekitar Rp609 miliar. Sementara itu, posisi peringkat ketiga diduduki oleh Inggris yang berhak atas dana sebesar 30 juta dollar AS, disusul Prancis di peringkat keempat dengan raihan 28 juta dollar AS.
FIFA memastikan bahwa asas keadilan tetap diterapkan, di mana seluruh tim yang berpartisipasi dipastikan tidak pulang dengan tangan hampa. Bagi tim-tim yang harus gugur lebih awal di babak perempat final, masing-masing tetap berhak membawa pulang 20 juta dollar AS, sedangkan tim yang terhenti di babak 16 besar mengantongi 16 juta dollar AS. Bahkan, kontestan yang langkahnya terhenti sejak fase grup pun masih menerima dana hibah sebesar 10 juta dollar AS sebagai bentuk apresiasi partisipasi.
Sumber Berita: Warta Ekonomi















