SiaranDepok.com — Polda Metro Jaya berhasil membongkar aksi kriminal sindikat pencurian kabel grounding yang menyasar puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta hingga Bogor. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang tersangka yang terbagi ke dalam dua kelompok berbeda. Aksi nekat ini diduga telah berlangsung selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak November 2025, dan menyebabkan kerugian besar bagi pihak pengelola.
Kelancaran aksi para pelaku ternyata didasari oleh latar belakang profesi mereka yang cukup mengejutkan. Polisi mengungkapkan bahwa beberapa anggota sindikat ini merupakan mantan teknisi yang dulunya bertugas memasang instalasi kabel di lokasi-lokasi tersebut. Pengalaman inilah yang membuat mereka sangat memahami titik koordinat kabel dan teknis pemotongan tanpa mengundang kecurigaan saat beraksi.
Dalam menjalankan operasinya, tujuh tersangka ini membagi diri menjadi dua tim, yakni kelompok inisial W yang beranggotakan empat orang dan kelompok U yang berisi tiga orang. Meskipun menyasar target yang sama di 46 titik SPBU yang tersebar di Jabodetabek, kedua kelompok ini diketahui bekerja secara mandiri tanpa adanya koordinasi satu sama lain dalam menjalankan aksi pencurian tersebut.
Hingga saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih terus melakukan pengembangan kasus guna memburu jaringan penadah yang menampung hasil curian kabel tersebut. Penyelidikan intensif dilakukan berdasarkan laporan kehilangan dari berbagai SPBU yang merasa dirugikan secara material maupun fungsional akibat hilangnya kabel sistem pembumian (grounding) yang sangat krusial bagi keamanan area SPBU.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan para eksekutor lapangan saja.
”Kenapa mereka tahu titiknya dan sangat rapi saat mengambil? Karena mereka pemain lama yang punya pengalaman memasang peralatan itu. Sekarang tim kami sedang bergerak mengejar para penadah di balik jaringan ini. Kami pastikan tidak ada ruang bagi siapapun yang terlibat dalam sindikat ini untuk bersembunyi,” pungkasnya. (Asep)










