Pantas Hafal Lokasi! Sindikat Maling Kabel di 46 SPBU Ternyata Mantan Teknisi Pemasangan

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Polda Metro Jaya berhasil membongkar aksi kriminal sindikat pencurian kabel grounding yang menyasar puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta hingga Bogor. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang tersangka yang terbagi ke dalam dua kelompok berbeda. Aksi nekat ini diduga telah berlangsung selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak November 2025, dan menyebabkan kerugian besar bagi pihak pengelola.

​Kelancaran aksi para pelaku ternyata didasari oleh latar belakang profesi mereka yang cukup mengejutkan. Polisi mengungkapkan bahwa beberapa anggota sindikat ini merupakan mantan teknisi yang dulunya bertugas memasang instalasi kabel di lokasi-lokasi tersebut. Pengalaman inilah yang membuat mereka sangat memahami titik koordinat kabel dan teknis pemotongan tanpa mengundang kecurigaan saat beraksi.

​Dalam menjalankan operasinya, tujuh tersangka ini membagi diri menjadi dua tim, yakni kelompok inisial W yang beranggotakan empat orang dan kelompok U yang berisi tiga orang. Meskipun menyasar target yang sama di 46 titik SPBU yang tersebar di Jabodetabek, kedua kelompok ini diketahui bekerja secara mandiri tanpa adanya koordinasi satu sama lain dalam menjalankan aksi pencurian tersebut.

​Hingga saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih terus melakukan pengembangan kasus guna memburu jaringan penadah yang menampung hasil curian kabel tersebut. Penyelidikan intensif dilakukan berdasarkan laporan kehilangan dari berbagai SPBU yang merasa dirugikan secara material maupun fungsional akibat hilangnya kabel sistem pembumian (grounding) yang sangat krusial bagi keamanan area SPBU.

​Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan para eksekutor lapangan saja.

​”Kenapa mereka tahu titiknya dan sangat rapi saat mengambil? Karena mereka pemain lama yang punya pengalaman memasang peralatan itu. Sekarang tim kami sedang bergerak mengejar para penadah di balik jaringan ini. Kami pastikan tidak ada ruang bagi siapapun yang terlibat dalam sindikat ini untuk bersembunyi,” pungkasnya. (Asep)

Berita Terkait

Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU
Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah
Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Supian Suri Tegaskan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Bersama Dedi Mulyadi Bukan Settingan
Malam Puncak HUT ke-81 RI di Depok, Chandra Ajak Warga Doakan Korban Bencana
Wawalkot Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sawangan Kompak Bangun Kota Depok
Semarak HUT ke-81 RI, Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Supian Suri Tegaskan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Bersama Dedi Mulyadi Bukan Settingan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Wawalkot Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sawangan Kompak Bangun Kota Depok

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Hadiri Wisuda UI 2026, Kapolres Metro Depok Minta Wisudawan Beri Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Wawalkot Depok Ajak Warga Jadikan Ngaji Al-Hikam Ajang Introspeksi Diri

Berita Terbaru