Hadapi Ancaman Militer Donald Trump, Presiden Iran Pilih Tempuh Jalur Dialog Damai

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara resmi menyatakan bahwa Teheran memilih untuk menempuh jalur diplomasi dan dialog dalam menghadapi ketegangan yang kembali memuncak dengan Amerika Serikat. Langkah ini diambil sebagai respons strategis di tengah ancaman tindakan militer yang baru-baru ini dilontarkan oleh Presiden AS, Donald Trump.

​Pezeshkian menegaskan bahwa dialog selalu menjadi strategi utama Iran untuk mencapai solusi damai dan menjaga stabilitas di kawasan Timur Tengah. Melalui pernyataan di media sosial, ia menyampaikan bahwa pendekatan Iran terhadap isu nuklir tetap berpegang teguh pada hak-hak yang dijamin dalam Perjanjian Non-Proliferasi (NPT).

​Terkait tekanan dari Gedung Putih, pemimpin Iran tersebut menekankan prinsip kesetaraan dalam berhubungan dengan negara lain. Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya akan menanggapi rasa hormat dengan rasa hormat, namun secara tegas menolak segala bentuk komunikasi yang menggunakan bahasa kekerasan atau intimidasi militer.

​Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menilai dimulainya kembali diplomasi nuklir tidak langsung di Muscat, Oman, sebagai awal yang positif untuk mencairkan suasana. Meskipun komunikasi mulai terbuka, Araghchi menegaskan bahwa program rudal Iran bersifat non-negosiabel karena merupakan pilar pertahanan kedaulatan negara.

​Proses negosiasi ini diharapkan dapat berlanjut apabila kedua belah pihak mampu mengatasi jurang ketidakpercayaan yang selama ini menghambat hubungan kedua negara. Ke depannya, Iran dan AS dijadwalkan akan kembali bertemu di Oman guna mencari jalan tengah atas konflik yang kian memanas di awal tahun 2026 ini. (Asep)

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru