Penyebab Siswa SD Gantung Diri di NTT: Tak Dibelikan Buku dan Pulpen

- Reporter

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Kabar duka datang dari Ngada, NTT, yang menyentak perhatian publik. Seorang siswa kelas IV SD berinisial YBR (10) ditemukan meninggal dunia setelah melakukan tindakan mengakhiri hidup di sebuah pohon cengkih. Tragedi ini menjadi viral setelah ditemukannya sepucuk surat perpisahan menyentuh hati yang ditulis tangan oleh korban dalam bahasa daerah Bajawa.

Dalam surat tersebut, YBR mengungkapkan kekecewaan mendalam kepada ibunya karena permintaannya tidak terpenuhi. Ia sempat menyebut sang ibu “pelit” dan meminta ibunya untuk tidak menangis atau mencarinya setelah ia tiada. Kalimat-kalimat sederhana namun emosional ini menggambarkan beban mental yang dirasakan bocah tersebut sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya.

Pemicu utama peristiwa tragis ini diduga kuat karena masalah ekonomi. Malam sebelum kejadian, YBR meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku tulis dan pulpen demi keperluan sekolah. Namun, sang ibu yang harus menghidupi lima anak seorang diri setelah berpisah dari suaminya, terpaksa menolak permintaan tersebut karena kondisi keuangan yang sangat sulit.

Kejadian ini memicu respons cepat dari Pemerintah Pusat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi atensi bersama. Ia menekankan perlunya penguatan data keluarga tidak mampu agar pendampingan serta bantuan sosial dapat tersalurkan dengan lebih tepat sasaran guna mencegah kejadian serupa terulang.

Sementara itu, pihak kepolisian dan pemerintah daerah setempat mengonfirmasi bahwa korban sehari-harinya tinggal bersama neneknya. Pada pagi hari kejadian, YBR yang seharusnya berangkat sekolah justru kembali ke kebun milik neneknya dan ditemukan oleh warga yang sedang mengurus ternak. Lokasi kejadian kini telah ditangani oleh petugas untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental anak dan kepekaan terhadap kesulitan ekonomi di lingkungan sekitar. Dukungan psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan kini menjadi prioritas, sembari pemerintah mengevaluasi sistem perlindungan anak dan bantuan bagi warga yang berada di bawah garis kemiskinan. (Asep)

Berita Terkait

Perkuat Akuntabilitas, Inspektorat Depok Bedah Hasil Pemeriksaan BPK Bersama OPD
Harga cabai, bawang, hingga beras kompak turun, data terbaru Bapanas
Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen
Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI Purnawirawan Agus Widjojo Meninggal Dunia
Viral Motor Pelaku Tawuran Seruduk Gerobak Nasi Goreng di Jalan Raya Citayem Depok, Tiga Orang Diamankan Polisi
Puluhan Pegawai Dinkes Kota Depok Jalani Tes Urine Bersama BNN di Depok Open Space, Seluruh Hasil Dinyatakan Negatif Narkoba
Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Wali Kota Depok dan Forkopimda Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan
Supian Suri Resmi Bentuk Tim Maung ASRI, Siap Keliling Depok Pantau Titik Prioritas Kota

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:15 WIB

Perkuat Akuntabilitas, Inspektorat Depok Bedah Hasil Pemeriksaan BPK Bersama OPD

Senin, 9 Februari 2026 - 12:15 WIB

Harga cabai, bawang, hingga beras kompak turun, data terbaru Bapanas

Senin, 9 Februari 2026 - 12:15 WIB

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen

Senin, 9 Februari 2026 - 12:15 WIB

Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI Purnawirawan Agus Widjojo Meninggal Dunia

Senin, 9 Februari 2026 - 11:59 WIB

Viral Motor Pelaku Tawuran Seruduk Gerobak Nasi Goreng di Jalan Raya Citayem Depok, Tiga Orang Diamankan Polisi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:58 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Wali Kota Depok dan Forkopimda Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Senin, 9 Februari 2026 - 11:58 WIB

Supian Suri Resmi Bentuk Tim Maung ASRI, Siap Keliling Depok Pantau Titik Prioritas Kota

Senin, 9 Februari 2026 - 11:45 WIB

SMAIT Nurul Fikri Juara Liga Basket Pelajar Depok 2026, Kalahkan SMAN 8 di Final Dramatis

Berita Terbaru