SiaranDepok — Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Beji Timur menjadi ajang penguatan perencanaan kegiatan di tingkat RW, khususnya dalam pemanfaatan dana berbasis RW sebesar Rp300 juta. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring, Jumat (23/01/26).
Anggota DPRD Kota Depok, TM. Yusufsyah Putra, menekankan pentingnya perencanaan yang cermat, terkoordinasi, dan tidak tumpang tindih dengan program pembangunan lainnya. Hal tersebut dinilai krusial agar pelaksanaan kegiatan RW berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Perencanaan perlu disusun dengan baik agar tidak terjadi kegiatan yang sama pada program lain. Dengan begitu, anggaran dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang benar-benar dibutuhkan warga,” ujarnya.
Politisi dari daerah pemilihan Beji, Cinere, dan Limo (BCL) itu menjelaskan, tahun 2026 merupakan tahun pertama implementasi program dana berbasis RW. Karena itu, dibutuhkan sinergi kuat antara aparatur wilayah, Ketua RW, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa dana RW tidak diberikan dalam bentuk hibah langsung, melainkan direalisasikan melalui program dan kegiatan yang telah direncanakan. Dengan perencanaan yang matang, dana tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan di lingkungan RW.
“Program dana RW ini merupakan langkah positif untuk mendukung pemerataan pembangunan di tingkat wilayah. Tinggal bagaimana perencanaannya disusun agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Melalui Musrenbang Kelurahan Beji Timur ini, diharapkan perencanaan kegiatan di tingkat RW semakin terarah, efektif, serta mampu mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan. (Asep)










