Mengintip Oleh-oleh Kisah Siswa dan Guru Student One Islamic School Melawat ke Sekolah Islam International Malaysia

- Reporter

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Hari kelima lawatan IECS diisi dengan kunjungan ke International Islamic School Malaysia (IISM), sebuah sekolah Islam yang memiliki murid dari berbagai negara. Sekolah ini di bawah manajemen International Islamic University of Malaysia (IIUM). Kedatangan rombongan disambut hangat di aula oleh jajaran pimpinan IISM, Jumat (2/5).

“Kami sangat menyambut baik kedatangan siswa dan guru Student One Islamic School di tempat kami,” demikian dikatakan Ustazah Nurhasanah, Kepala Primary IISM dalam bahasa Inggris.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dan penyerahan kenang-kenangan, siswa Student One naik ke panggung untuk mempersembahkan pertunjukan. Pertama menyanyikan Mars Student One dilanjutkan dengan tarian musikal.

Acara berlanjut ke perkenalan antara siswa Student One dan IISM. Siswa IISM yang menyambut siswa SO berasal dari kelas 4 dan 5. Dari raut mukanya mereka berasal dari negara yang berbeda seperti Somalia, China, Filipina, Malaysia, dan beberapa siswa dari Indonesia.

Menurut Humas IISM siswa dari negara lain memang dikirim oleh orang tuanya khusus untuk bersekolah di IISM, hanya beberapa orang yang bersekolah di IISM karena orang tuanya bekerja di Malaysia. Namun karena tidak ada asrama untuk siswa SD maka beberapa orang tua menetap di sekitar sekolah untuk menemani anaknya. Seperti siswa yang berasal dari China.

Kembali ke perkenalan. Beberapa siswa dari kedua sekolah pada awalnya tampak canggung, namun setelah menyapa dan mengucapkan beberapa kata, komunikasi mereka dalam bahasa Inggris mulai berjalan. Sebagaimana diketahui, siswa IISM sepenuhnya berbahasa Inggris pada saat belajar maupun keseharian. Pada titik ini beberapa siswa SO menyadari betapa pentingnya berlatih komunikasi dengan penutur asli bahasa Inggris ketika di SO.

Setiap siswa SO diminta berkenalan dengan sedikitnya dua teman internasional. Beberapa siswa tampak bangga dengan tulisan tangan teman mancanegara di buku jurnalnya.

Setelah mendapatkan teman baru, peserta IECS diajak school tour oleh guru pemandu dari IISM. Bangunan sekolah yang cukup luas dihubungkan dengan koridor antar gedung. Perjalanan menyusuri IISM menjadi nyaman terlindungi dari sengatan sinar matahari. Rombonganpun sampai di kantin sekolah yang luas dan nyaman untuk makan siang.

Guru pembimbing SO dan siswa laki-laki bersiap melaksanakan shalat Jumat. Beberapa siswa tuan rumahpun tampak bersiap di masjid sekolah. Tidak ada kumandang adzan melalui pengeras suara luar ruangan sekalipun di area sekolah, begitupun di Kuala Lumpur secara keseluruhan. Kumandang adzan dan suara imam shalat hanya menggunakan pengeras suara dalam ruangan.

Kunjungan ke IISM merupakan kegiatan terakhir lawatan IECS. Rombonganpun bertolak ke bandara. Seperti pada pemberangkatan, penerbangan kembali ke Jakartapun dalam rombongan yang berbeda. Kloter pertama bertolak dari Bandara Subang dan rombongan kedua dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Saat mengantri di depan loket beberapa penumpang lain menatap dengan heran campur kagum kepada siswa SO. Seperti halnya pertanyaan yang diutarakan pasangan suami istri penduduk lokal saat mampir makan siang di sebuah rumah makan di Dengkil Utara saat perjalanan Johor Bahru-Kuala Lumpur.

“Tahun (kelas) berape budak-budak ni?,” tanya si bapak.

“Mereka kelas 4 dan 5 sekolah rendah (sekolah dasar),” jawab Mr. Opik.

“Jadi mereka sudah punya pasport?,” lanjut si ibu.

“Alhamdulillah sudah punya, makcik”.

“Aaaa…hebat kecil-kecil sudah pergi ke luar negeri,” tukas si bapak.

**

Si mas petugas loket ramah melayani anak-anak. Sesekali tersenyum melihat tingkah lucu mereka di depan loket. Ia sigap mempersiapkan label bagasi dan menempel stikernya di tiket anak-anak.

“Apakah habis mengikuti lomba, cikgu?,” ia bertanya.

“Budak-budak lawatan ke Singapura dan beberapa sekolah di Malaysia,” ujar Mr. Opik.

“Dari kapan?”

“Kami berangkat tanggal 28 April.”

“Tak ade bapak-emak?”

“Tak ada, mereka bersama kami guru-gurunya.”

“Owwh…”

Ya, hanya “owh…” tapi menyiratkan kekaguman kepada para siswa, mereka berumur 9-10 tahun tapi sudah berani bepergian keluar negeri tanpa kawalan orang tua.

Penerbangan ke Jakarta ditempuh sekitar 1 jam 50 menit. Di atas pesawat penulis satu bangku dengan Ainani dan Kekhet. Kedua anak ini tertawa terkekeh-kekeh melihat tingkah Koci yang duduk di barisan depannya. Mukanya yang bulat dimunculkan di sela-sela bangku dengan ekspresi lucu. Ah, mereka paling bisa mengusir kepenatan.

Pesawat mendarat dengan mulus di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Orang tua siswa tak sabar menanti kedatangan putra-putrinya. Peluk cium mewarnai pertemuan mereka. Kerinduan selama lima hari perjalanan tertumpah di pintu kedatangan.

Dengan penuh rasa syukur kami serahkan kembali putra-putri SO peserta IECS kepada ayah-bundanya.

Sampai jumpa di IECS berikutnya.

Berita Terkait

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo
Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar
Forkopimda Depok Pererat Sinergi Lewat Mancing Bersama Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66
Wakil Ketua DPRD Depok Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Ribuan Warga Ramaikan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Timur GDC Depok
Jalin Sinegritas Forkopimda Mancing Bersama, Ciptakan Pemerintah Yang Bersih
Mempererat Kebersamaan Lewat Joran: Lomba Mancing Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Ajang Sinergi Pemkot Depok
Kolaborasi Forkopimda Depok: Manfaatkan Urban Farming Lewat Tanam Bawang Merah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Senin, 20 Juli 2026 - 20:34 WIB

Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar

Senin, 20 Juli 2026 - 20:25 WIB

Forkopimda Depok Pererat Sinergi Lewat Mancing Bersama Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wakil Ketua DPRD Depok Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:13 WIB

Ribuan Warga Ramaikan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Timur GDC Depok

Senin, 20 Juli 2026 - 12:52 WIB

Mengintip Hadiah Fantastis yang Dibawa Pulang Timnas Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Kemeriahan Nobar Final Piala Dunia 2026, Alun-Alun Timur Depok Dipadati Ribuan Suporter

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kolaborasi Forkopimda Depok: Manfaatkan Urban Farming Lewat Tanam Bawang Merah

Berita Terbaru