Debat Puskesmas Gratis, Imam Tak Berkutik Dikritik Supian Suri: Puskesmas Masih Bayar!

- Reporter

Rabu, 6 November 2024 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Calon Wali Kota Depok nomor urut 2, Supian Suri, melontarkan kritik tajam pada paslon nomor urut 1, Imam Budi Hartono-Ririn. Kritik ini terkait klaim Universal Health Coverage (UHC) dan program Puskesmas gratis yang diangkat dalam debat perdana Pilkada Depok 2024, Minggu (3/11/2024).

Debat memanas ketika Imam Budi Hartono menyebut UHC sebagai salah satu pencapaian Pemerintah Kota Depok yang memberikan akses BPJS gratis bagi warga. Imam juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program UHC dan Puskesmas gratis.

“Kami berkomitmen untuk melanjutkan program UHC dan puskesmas gratis. Karena Anda membawa tagline perubahan, kami ingin tahu apa yang ingin dirubah dari program tersebut?” ujar Imam, mengarahkan pertanyaannya kepada Supian-Chandra.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Supian Suri dengan tegas menyatakan bahwa UHC bukanlah program asli pemerintah kota, melainkan kebijakan nasional yang harus diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Jadi nggak bisa diklaim program Kota Depok. Ini kewajiban negara, termasuk dalam hal ini pemerintah daerah untuk bisa menjalankan program UHC,” sindir Supian.

Supian juga mengkritik program Puskesmas gratis yang baru digaungkan menjelang Pilkada. Ia mempertanyakan kenapa program tersebut baru diusulkan saat ini, sementara hingga saat ini Puskesmas di Depok masih berbayar.

“Kenapa sekarang setelah kita bilang gratis (mengusulkan puskesmas gratis), baru mau ikutan gratis. Kemarin ke mana aja Pak Imam?” ujar Supian, mempertanyakan respons lawannya.

Lebih lanjut, Supian memaparkan program kesehatannya untuk Depok, termasuk rencana berkolaborasi dengan rumah sakit dan klinik swasta agar pelayanan kesehatan bisa lebih merata dan optimal di seluruh wilayah Depok.

Ia juga menekankan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat melalui anggaran Rp300 juta per RW per tahun untuk mendukung fasilitas kesehatan masyarakat, seperti Posyandu dan Posbindu.

Debat tersebut menjadi kesempatan bagi Supian untuk memaparkan visi konkret dalam meningkatkan layanan kesehatan di Depok. “Ini juga menjadi bagian yang kita ingin perhatikan (memberikan pelayanan yang lebih baik dan merata),” pungkasnya.

Berita Terkait

Unindra Terima 7 Ribu Lebih Mahasiswa Baru, PKKMB Digelar Luring dan Daring
Warga Depok Berpeluang Kerja di Jepang, Pelatihan Driver Dibuka Gratis
Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Depok 2026 Resmi Bergulir, 16 Klub Siap Unjuk Gigi
Wawalkot Depok di Hadapan Ribuan Mahasiswa Unindra: Kuncinya Ada pada Integritas, Moral, dan Etika
Progres Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan Lampaui 51 Persen
Warga Bedahan Apresiasi Pembangunan Jalan Sawangan Village
Jalan Raya Tapos Ditata, Penutupan Total Dilakukan Enam Jam
Pemkot Depok Buka Peluang Pelatihan dan Kerja di Jepang untuk 1.000 Warga

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:31 WIB

Unindra Terima 7 Ribu Lebih Mahasiswa Baru, PKKMB Digelar Luring dan Daring

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

Warga Depok Berpeluang Kerja di Jepang, Pelatihan Driver Dibuka Gratis

Rabu, 2 September 2026 - 11:57 WIB

Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Depok 2026 Resmi Bergulir, 16 Klub Siap Unjuk Gigi

Rabu, 2 September 2026 - 11:51 WIB

Wawalkot Depok di Hadapan Ribuan Mahasiswa Unindra: Kuncinya Ada pada Integritas, Moral, dan Etika

Rabu, 2 September 2026 - 11:18 WIB

Progres Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan Lampaui 51 Persen

Rabu, 2 September 2026 - 11:12 WIB

Jalan Raya Tapos Ditata, Penutupan Total Dilakukan Enam Jam

Selasa, 1 September 2026 - 20:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Pelatihan dan Kerja di Jepang untuk 1.000 Warga

Selasa, 1 September 2026 - 20:52 WIB

Warga Depok Tangkap Pembuang Sampah Sembarangan Bakal Dapat Hadiah Rp1 Juta

Berita Terbaru