Pemilu Usai, MUI: Mari Merajut Kembali Kebersamaan untuk Membangun Indonesia Menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur

- Reporter

Jumat, 16 Februari 2024 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siaran Depok.com- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof Asrorun Niam Sholeh memberikan pesan usai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Prof Niam berpesan kepada masyarakat untuk merajut kembali kebersamaan usai penyelenggaraan Pemilu 2024. Prof Niam menjelaskan, merajut kebersamaan tersebut untuk membangun Indonesia menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena proses Pemilu 2024 untuk memilih Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta legislatif mulai dari tahapan pendaftaran, kampanye hingga pemilihan yang digelar hari ini berjalan dengan lancar dan tertib.

Baca Juga: Muhammadiyah Keluarkan Lima Pernyataan Terkait Pelaksanaan Pemilu 2024

“Ini merupakan karunia dan nikmat yang harus disyukuri dan menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi, MUI mengapresiasi penyelenggara dan masyarakat,” kata Prof Niam dalam keterangan yang diterima MUIDigital, Rabu (14/2/2024).

Prof Niam berdoa agar proses selanjutnya hingga penetapan hasilnya berjalan lancar, tertib, damai dan bermartabat serta rekonsiliasi.

“Pemilu merupakan instrumen untuk mewujudkan tujuan bernegara di antaranya mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan umum. Hak suara telah kita tunaikan bersama, saatnya kembali membangun kebersamaan untuk membangun Indonesia,” sambungnya.

Prof Niam mengatakan, selama masa kampanye hingga pencoblosan, bisa jadi selama kontestasi ada debat, ada gagasan dan program yang berdampak pada ketegangan dan perselisihan.

“Puncaknya, kita telah menunaikan pemilihan dan hasilnya nanti setelah ditetapkan KPU harus diterima dengan lapang dada sebagai kemenangan bersama, kemenangan Indonesia,” jelasnya.

Selama proses penghitungan, Prof Niam meminta semua pihak legowo menerima hasilnya. Menurutnya, menang dan kalah adalah hasil kontestasi.

“Perlu penyikapan yang positif untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama, yang menang tidak jumawa dan menyikapinya dengan syukur serta bismillah untuk memulai khidmah,” ungkapnya.

Prof Niam berpesan, kontestan yang kalah bisa menerimanya sebagai realitas tanpa melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Jika ada proses lanjutan, tetap dalam koridor hukum yang dimungkinkan oleh peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof Niam mendorong agar adanya rekonsiliasi nasional dan mewujudkan harmoni, menguatkan ikatan persatuan nasional.

Hal itu untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur

<

Berita Terkait

Apakah Kita Masih Fitri?
Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah
Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal
ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA
Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024
Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik
Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan
PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Jumat, 5 April 2024 - 10:45

Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal

Selasa, 2 April 2024 - 11:39

ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA

Senin, 1 April 2024 - 16:00

Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Senin, 1 April 2024 - 11:10

Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:26

PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Jumat, 29 Maret 2024 - 20:53

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tunaikan Beasiswa Laskar Langit Sebesar 147.465.555 Program Pendidikan Anak Yatim Belajar di Pesantren Impian Tahun Ajaran 2023-2024

Berita Terbaru

Artikel

Apakah Kita Masih Fitri?

Jumat, 12 Apr 2024 - 06:00

Artikel

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Senin, 8 Apr 2024 - 09:21