BKKBN Dorong Gerakan Santri Siaga Kependudukan untuk Ciptakan Generasi Berdaya Saing Tinggi

- Reporter

Rabu, 19 Oktober 2022 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus mendorong para santri terlibat dalam Gerakan Santri Siaga Kependudukan sebagai upaya untuk menciptakan generasi yang memiliki daya saing tinggi.

Dorongan tersebut salah satunya diwujudkan dalam bentuk partisipasi di Expo dan Festival Santri se-Jawa Barat yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai) Kota Bandung, Jawa Barat yang berlangsung 18-20 Oktober 2022.

Acara diselenggarakan oleh Forum Pondok Pesantren Provinsi Jawa Barat ini dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum untuk menyambut Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober.

Para santri yang sebelumnya sudah tergabung dalam Gerakan Santri Siaga Kependudukan Jawa Barat hadir bersama Forum Generasi Berencana (Genre) dan membuka stand program “BKKBN Goes to Pesantren: Wujudkan Santri Menjadi Sumber Daya Manusia Jawa Barat Juara Lahir Batin”.

Para santri dan remaja Genre membagikan informasi dan edukasi tentang pencegahan stunting yang disebarluas melalui media leaflet, ragam tayangan video menarik, interaksi dengan pengunjung serta permainan berhadiah merchandise dari BKKBN.

“Gerakan Santri Siaga Kependudukan merupakan wadah bagi para santri agar teredukasi sekaligus berperan langsung menyosialisasikanw Program Bangga Kencana. Melalui Semangat 21 – 25 Keren mengajak remaja lainnya melakukan pencegahan stunting dari hulu, dimulai dari menikah di usia ideal,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Wahidin.

Wahidin mengatakan para santri dan remaja Genre bisa berperan dalam melakukan assesment calon pengantin menggunakan aplikasi Elsimil, meningkatkan pengetahuan dan berperilaku sesuai prinsip gizi seimbang serta dibekali dengan pendidikan pola asuh orangtua hebat.

“Kelak para santri ini nanti tidak hanya menjadi orang berpengaruh, namun juga melahirkan dan mendidik generasi penerus bebas stunting dan berdaya saing,” ujar Wahidin.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengunjungi stand para remaja Genre dalam kegiayan didukung Pemerintah Provinsiw Jawa Barat, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsiw Jawa Barat dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Tema Hari Santri Tahun 2022 adalah Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan yang selaras dengan tujuan BKKBN yakni menjadikan santri sebagai generasi muda dapat menjadi sumber daya manusia yang produktif.

BKKBN juga mendorong para remaja untuk menikah di usia ideal 21w tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki sehingga dapat memanfaatkan masa muda dengan hal-hal positif, menginspirasi remaja lainnya dengan prestasi, sehingga Bonus Demografi pada Tahun 2045 optimistis dapat dicapai.

“Para santri harus memanfaatkan peluang besar di masa ini untuk mengambil peran penting dalam segala aspek kehidupan dalamw bermasyarakat. Terbukti seorang santri dapat menjadi Wakil Presiden, Wakil Gubernur, Pengusaha hingga Politikus. Tentunya hal tersebut tidak lepas dari pedoman agama yang senantiasa menjadi pondasi dalam berperilaku di kehidupan sehari-hari, ketekunan serta kemampuan beradaptasi dengan dunia yang dinamis ” kata Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

Gerakan Santri Siaga Kependudukan pertama kali diluncurkan pada 2019 di Pondok Pesantren Al-Ittihad, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam peluncuran waktu itu juga dihadiri Wagub Uu Ruzhanul Ulum.

Gerakan Santri Siaga Kependudukan merupakan salah satu upaya peningkatan wawasan kependudukan bagi para santri di pondok pesantren melalui ustadz-ustadz muda yang telah menyelesaikan workshop dan pelatihan oleh perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Gerakan Santri Siaga Kependudukan ini bekerjasama dengan kantor Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat, Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulam (NU), dan Koalisi Kependudukan Indonesia Provinsi Jawa Barat pada 2019.

Berita Terkait

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
BNN Kota Depok Libatkan MUI dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Rohmat Rospari: Pencegahan Dimulai dari Keluarga
RSUD KiSA Depok Buka Poliklinik Sore, Solusi Berobat Fleksibel Setelah Jam Kerja
Apresiasi Kader, TP-PKK Kota Depok Gelar Acara ‘Depok Seru Semua’ Edisi PKK
MUI Depok Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas
Wajah Baru Taman Meruyung: DLHK Depok dan Warga Gotong Royong Molekkan Ruang Terbuka Hijau
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:35 WIB

Upaya Pemkot Depok Menjinakkan Banjir Pasir Putih Lewat Normalisasi Kali Pesanggrahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:12 WIB

Kunjungan Cing Ikah Jadi Pendorong Warga Kukusan Rawat Lingkungan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:12 WIB

BRI BO Cimanggis Perkuat Transformasi Digital Nasabah melalui Brimo Day di Sejumlah Uker Supervisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:55 WIB

Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:12 WIB

Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:54 WIB

Langkah Tegas DPUPR Kota Depok: Perketat Pengawasan Proyek Strategis Demi Mutu Infrastruktur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:36 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Berita Terbaru