Di Depok Baru Ada Satu Anggota Dewan yang secara terbuka menolak Kenaikan BBM

- Reporter

Minggu, 4 September 2022 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Setelah sebelumnya simpang siur akan adanya kebenaran informasi BBM naik, akhirnya Sabtu 3 September 2022 informasi tersebut valid.

Pemerintah secara resmi mengumumkan penyesuaian harga BBM atau bisa dikatakan kenaikan harga BBM.

Tak ayal pengumuman itu membuat sejumlah pihak menyayangkan bahkan menolak keputusan pemerintah tersebut.

Seperti dilansir dari Tribunnews Depok salah satu Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Khairulloh Ahyari mengecam kebijakan pemerintah pusat yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) lantaran dinilai memberatkan masyarakat.

Khairullah mengatakan saat ini mayarakat baru saja mulai ‘bernapas’ pasca hantaman Pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian masyarakat bawah morat marit.

“Dalam kondisi ekonomi belum pulih akibat pandemi, kebaikan BBM akan memukul masyarakat luar, khususnya masyarakat kecil,” tegas Khairulloh.

Anggota dewan Komisi C iniengatakan kenaikan harga BBM memiliki dampak yang terasa hingga ke sejumlah sektor
Hal ini dikatakannya turut mengguncang perekonomian masyarakat lantaran besarnya kemungkinan kenaikan harga memengaruhi harga bahan pokok.

“Efek domino dari kenaikan BBM akan segera terasa. Kenaikan harga-harga bahan pokok pastinya akan mengikuti dan ini akan semakin memberatkan hidup masyarakat yang memang sudah berat,” tandasnya.

Sejak awal, lanjut Khairulloh, Fraksi PKS di DPR RI sudah menolak rencana pemerintah pusat dalam menaikan harga BBM

kenaikan ini juga menambah deretan lonjakan harga yang lebih dulu terjadi sebelum bbm resmi naik pada sabtu (3/9/2022) siang ini.

“sebelum bbm naik saja, masyarakat sudah diberatkan dengan kenaikan telur, kelangkaan minyak goreng dan fluktuasi harga. ditambah naiknya bbm akan semakin mencekik masyarkaat bawah,” ujarnya.

Perihal naiknya harga minyak dunia, dikatakan Khairulloh bukan menjadi patokan pemerintah dalam menaikan harga BBM.

Sebagai pelaksana roda pemerintahan, kata dia, sudah seharusnya pemerintah pusat memiliki kebijakan lain dalam mengatasi tingginya harga minyak dunia.

“Seharusnya pemerintah bisa mencari opsi lain dan lebih kreatif dalam mencari alternatif defisit APBN. Bukan selalu dengan opsi menaikan BBM,” akunya.

Sumber : Tribunnewsdepok.com

Berita Terkait

Amanah Wali Kota: Jarkasih Bertekad Jadikan Tapos Wilayah yang Lebih Responsif
Kasus Dugaan Penipuan Trading Kripto Yang Menyeret Nama Timothy Ronald
Polda Metro Jaya Menangkap dua Orang Pria Pelaku Pembunuhan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menggeledah Kantor Direktur Jenderal Pajak (DJP)
Wajah Baru SDN Cinangka 3: Revitalisasi Tuntas Melalui Aspirasi Wakil Ketua DPRD Depok Yuni Indriany
Kejar Target Pembangunan, Wali Kota Depok Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru Setiap Enam Bulan
Anggaran Terbatas Bukan Halangan, Diskarpis Deppok Terus Gas Pol Perluas Layanan Literasi
Depok Siaga Cuaca Ekstrem: DLHK Tekankan Kewaspadaan Dini di Titik Rawan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:29 WIB

Amanah Wali Kota: Jarkasih Bertekad Jadikan Tapos Wilayah yang Lebih Responsif

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:41 WIB

Wajah Baru SDN Cinangka 3: Revitalisasi Tuntas Melalui Aspirasi Wakil Ketua DPRD Depok Yuni Indriany

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:35 WIB

Anggaran Terbatas Bukan Halangan, Diskarpis Deppok Terus Gas Pol Perluas Layanan Literasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:31 WIB

Depok Siaga Cuaca Ekstrem: DLHK Tekankan Kewaspadaan Dini di Titik Rawan Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:39 WIB

Pemkot Depok dan Yayasan Bersatu: Kacamata Gratis untuk Siswa Kampung Merah Putih

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:23 WIB

Siap-siap! Mutasi ASN Depok di Depan Mata, Kinerja Jadi Penentu Jabatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:14 WIB

Kondisi Darurat! Sampah Liar Kepung Sekolah dan Posyandu di Jatijajar, Warga Resah

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:21 WIB

Jalan Manggis Depok Amblas, DPUPR Turunkan Satgas dan Targetkan Rampung Empat Hari

Berita Terbaru