Launching Buku Sekolah Ramah Anak Berlangsung Sukses

- Reporter

Senin, 15 November 2021 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Di Indonesia, masih sering terjadi kasus kekerasan pada anak. Di berbagai media sering diberitakan anak menjadi korban kekerasan. Umumnya, pelaku adalah orang terdekat dari anak tersebut.

Salah satu tempat yang sering terjadi kekerasan pada anak adalah sekolah. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, karena sekolah sejatinya adalah lokasi yang paling aman bagi anak.

Melihat fenomena tersebut, Dr. Jasra Putra, Prof. Makruf Akbar, Prof. Elliana Sari, dan Dr. Suhardin, terdorong untuk menulis buku Sekolah Ramah Anak Mengasah Emas Jadi Berlian. Buku ini didedikasikan untuk mencegah kasus kekerasan pada anak terutama di sekolah.

baca juga di:

DP3AP2KB Kabupaten Bogor Latih PIK-R di Lokasi Stunting

Dalam launching buku yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 November 2021, Jasra yang juga menjabat sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mengatakan perlunya kesadaran semua pihak, terutama pemangku kepentingan untuk mencegah kasus kekerasan pada anak. “Sekolah harus memiliki manajemen yang ramah anak, agar kejadian-kejadian kekerasan di sekolah dapat dihentikan,” ujarnya.

Sementara itu, pada launching yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bogor itu, para pembahas yang terdiri dari tokoh-tokoh nasional pemerhati pendidikan dan anak seperti Prof. Fasli Jalal (mantan Wamendikbud), Dr. Seto Mulyadi (tokoh pemerhati anak) Dr. Susanto (Ketua KPAI), Dr. Ulfah Mawardi (Stafsus Menteri PPPA), dan Dr. Muhammad Hasbi (Direktur Paud Kemendikbud Ristek), berharap buku ini menjadi inspirasi bagi semua pemangku kebijakan untuk menciptakan sekolah yang ramah anak. “Saya berharap buku ini bisa jadi rujukan Kementerian PPPA, Kemendikbud Ristek, dan Kemenkes, untuk membuat kebijakan yang ramah anak secara holistik integratif,” harap Prof Fasli Jalal./Naz

Berita Terkait

Kemenko Pangan Dorong Pemkot Depok Optimalkan Rantai Pasok Makan Bergizi Gratis Berbasis UMKM Lokal
Kejar Target Upacara 17 Agustus, Revitalisasi Lapangan DOS Depok Gunakan Rumput Sintetis
BGN Dorong Budidaya Lele Lokal di Tapos Masuk Rantai Pasok Program Makan Bergizi Gratis
Atasi Banjir, Kelurahan Beji Keruk Sedimen dan Sampah di Jalan Nusantara
Pemkot Depok Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Mendapat Layanan Kesehatan Meski BPJS Tidak Aktif
Anggota DPRD Depok Nilai Program Supian–Chandra Selaras dengan Kebutuhan Masyarakat
PUPR Depok Normalisasi Drainase di Jalan Nusantara untuk Kurangi Risiko Genangan
Puncak Hlun 2026, 3000 Lansia Bekasi Tampilan Keceriaan Dalam “Kriyaan Lansia” Untuk Perkuat Komitmen Sidaya

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:50 WIB

Kemenko Pangan Dorong Pemkot Depok Optimalkan Rantai Pasok Makan Bergizi Gratis Berbasis UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:50 WIB

Kejar Target Upacara 17 Agustus, Revitalisasi Lapangan DOS Depok Gunakan Rumput Sintetis

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:40 WIB

BGN Dorong Budidaya Lele Lokal di Tapos Masuk Rantai Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:30 WIB

Atasi Banjir, Kelurahan Beji Keruk Sedimen dan Sampah di Jalan Nusantara

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:53 WIB

Pemkot Depok Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Mendapat Layanan Kesehatan Meski BPJS Tidak Aktif

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:43 WIB

PUPR Depok Normalisasi Drainase di Jalan Nusantara untuk Kurangi Risiko Genangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:33 WIB

Puncak Hlun 2026, 3000 Lansia Bekasi Tampilan Keceriaan Dalam “Kriyaan Lansia” Untuk Perkuat Komitmen Sidaya

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:31 WIB

Outing SDM Mumtaza Islamic School Ke Pangalengan Bandung 2026

Berita Terbaru