Siarandepok.com- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda beberapa daerah di Kota Depok menyebabkan beberapa titik mengalami kerusakan serta pohon tumbang, diantaranya terjadi di Gedung Dibaleka 1 dan Dibaleka 2 area kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Selasa Sore, 21 September 2021.
Akibat hujan deras dan angin kencang tersebut Kerusakan terjadi pada bagian dinding dasar gedung Dibaleka II. Keramik yang menempel di dinding bangunan yang baru berusia sekitar lima tahun itu terkelupas hingga berjatuhan ke lantai dasar. dari gedung 10 nampak terdengar hiruk pikuk suara yang mengerikan sehingga sejumlah kaca di sisi kiri Dibaleka II tampak pecah, terhempas terpaan angin.

Sejumlah pegawai yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Depok tampak menjauhi lokasi kejadian guna meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada yang bersedia memberikan pernyataan terkait hal tersebut.
Sementara itu seputar jalan margonda persis sebelah gedung Bank BNI 46 Cabang Depok , Warung makan atau lebih di kenal Pondok ngopi hancur Porak poranda, beberapa kios makanan sudah tak tampak lagi.
“Mulai turun hujan kita tidak menyangka bisa terjadi seperti ini , papan reklame ambruk hingga menimpa sebuah mobil yang sedang Parkir, ya kami tidak mengira bila hujan turun disertai angin kencang sehingga kios makanan di Pondok ngopi ini hancur lebur bak di terjang badai” ungkap salah satu yang mengontrak kedai cafe bule sambil meratapi kedai Cafe yang Ia kontrak hancur.

Selain itu telah terjadi pohon tumbang persis di lampu merah, perempatan jalan Dewi Sartika ke arah jalan Margonda raya yang menuju terminal Depok, pada awalnya pohon tumbang tersebut menutupi seluruh badan jalan raya sehingga arus lalu lintas terhenti total, dan tidak ada korban jiwa. Namun setelah itu terjadi kemacetan yang sangat panjang sampai kota kembang / GDC (Grand Depok City), dan sejumlah petugas satpol PP dan sejumlah petugas lainnya datang membantu untuk memotong pohon yang melintang di badan jalan, dan sebagian petugas lain nya mengatur arus lalin sehingga arus lalin dapat terurai kembali walaupun masih agak terhambat. Jelas Syamsu petugas satpol PP.
(Diana Hanny)












