Dokter Leivena Mega Ajak Warga Kenali Penyebab Efek Samping Usai Vaksin

- Reporter

Sabtu, 4 September 2021 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok com-Dokter Leivena Mega menjelaskan secara gamblang penyebab  timbulnya efek samping bagi peserta yang telah vaksin di Satpass pasar segar, Depok, Sabtu (04/09/2020).

Menurut dokter Mega  Efek samping atau dapat di sebut KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), setiap orang yang di imunisasi atau di vaksin akan ada gejala yang menimbulkan efek samping, karena kita memasukan virus atau bakteri kedalam tubuh dan biasa nya ada anti body yang tercetus, gejala yang paling standar kita temukan adalah demam. Dan itu gejala yang wajar.

“Saat vaksin masuk ke dalam tubuh akan terbentuk proses inflamasi dan akan terjadi lah demam, akan tetapi tidak akan terjadi pada semua orang, ada yang akan terasa nyeri saja, ada yang demam bahkan ada yang sampai meriang. Dan setiap orang pasti nya berbeda-beda,” ujar dokter Mega

Menurutnya Kalau untuk vaksin jenis Sinovac sendiri gajala efek samping nya kebanyakan lemes,dan laper. Akan tetapi kalau untuk yang Moderna, Pfizer, dan AstraZeneca memang sifat vaksin nya hidup maka akan terjadilah efeksamping yang banyak, seperti demam, meriang bahkan sampai panas dengan suhu 38 sampai 39 derajat, itu sudah menjadi hal yang umum.

“Seperti hal nya anak bayi yang di iminuisasi pasti akan timbul efek samping seperti demam, sumeng 2 hari itu wajar banget,” kata Mega.

Menurut dokter Mega Dalam kegiatan yang di adakan oleh satpas 1221 pasar segar ini sistem nya sudah sangat bagus, dan dosis nya mencapai 100 sampai 200 dosis perhari nya, dan dilakukan secara teratur sehingga memperlancar kerja tim medis. Dan khusus untuk hari ini saja, karena digabung dengan polres Depok dan satpas 1221 pasar segar maka terjadi lah pembeludakan masyarakat yang ingin di vaksin.

Untuk kriteria orang yang akan di vaksin lihat dari usia, kalau usia masih muda di antara 20 sampai 30 tahun langsung datang tidak apa apa, atau tidak menjadi masalah karena dapat di kategorikan orang yang masih muda dan segar. Namun untuk lansia (orang lanjut usia) yang usia nya di atas 50 sampai 60 tahun, sebaiknya di cek kesehatan nya terlebih dahulu ke dokter atau rumah sakit yang peralatan nya lebih memadai atau leboh lengkap dan canggih.

Untuk orang yang terkena penyakit Kelenjar Tiroid alangkah lebih baik di vaksin di rumah sakit, tidak di anjurkan digerai. Karena harus ada ruangan emergency kids, kalau tiba-tiba terjadi syok dapat segera ditangani. Kalau di gerai seperti ini hanya ada oksigen saja sebagai pertolongan pertama.

Selama kegiatan vaksin di satpas 1221 ini banyak terjadi kegagalan yaitu orang yang Hipertensi, Hipertensi sering disebut sebagai The Silent Killer, diam diam mematikan. Yang dapat dikatakan darah tinggi adalah 180/110mmHg lebih dari 180/110mmHg pasti kami pulangkan, karena sangat beresiko.

Untuk sejauh ini dalam penyelenggaraan vaksin covid ini tidak ada keluhan dari masyarakat yang telah divaksin.

Edukasi yang harus di ingat bagi seluruh warga masyarakat, vaksin itu sifat nya bukan menolak, dan bukan menutup diri kita dari virus, akan tetapi mencegah pada saat virus itu masuk kedalam tubuh kita, maka reaksi nya tidak akan separah dengan orang yang tidak di vaksin sama sekali. Kita akan jauh lebih baik dari orang-orang yang belum atau tidak di vaksin.

Dokter Mega berharap dan berpesan agar seluruh masyarakat dapat di vaksin secepatnya dan agar kita dapat Herd Immunity bersama, mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir, masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa.
Ujar dokter Mega

(Diana Hanny)

Berita Terkait

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL
Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal
Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini
Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis
Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota
BKKBN dan Komisi IX DPR Gaungkan Program Bangga Kencana
Wajah Baru Stasiun Depok Baru: Lebih Modern dan Terintegrasi!
Tingkatkan Pelayanan Penumpang, Penataan Stasiun Depok Baru Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:39 WIB

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 November 2026 - 17:35 WIB

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 November 2026 - 17:31 WIB

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 17:17 WIB

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 November 2026 - 09:53 WIB

Wajah Baru Stasiun Depok Baru: Lebih Modern dan Terintegrasi!

Kamis, 5 November 2026 - 08:46 WIB

Tingkatkan Pelayanan Penumpang, Penataan Stasiun Depok Baru Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Rabu, 4 November 2026 - 19:01 WIB

Guntur Gani Prakoso Resmi Pimpin Kasi Intel Kejari Depok

Berita Terbaru

Lurah Pondok Jaya, Marbawi menyerahkan 54 sertifikat tanah kepada warga Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:39 WIB

Depok Fashion Forward sekaligus Dekranasda Goes to Mall resmi dibuka di Margo City, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:35 WIB

Petugas dari DPUPR dan Polres Metro Depok menggelar inspeksi langsung ke lokasi di Jalan Raya Sawangan, persis di area depan Sungai Elok Cantik dan Menawan (SeCawan), Kecamatan Pancoran Mas, pada Kamis (05/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:31 WIB

Pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor di Halaman Kantor PBB, Balai Kota Depok, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Penertiban kabel udara digelar oleh Dinas PUPR di kawasan Jalan Pemuda serta Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (14/04/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:17 WIB