



Siarandepok.com– Program vaksinasi COVID-19 terus digencarkan oleh pemerintah. Upaya ini dilakukan demi mewujudkan kekebalan komunal, salah satunya juga yang dilakukan oleh pemerintah Kota Depok. Mulai dari membentuk program vaksinasi terpusat, hingga melakukan jemput bola warga Depok yang ingin divaksin.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, berbagai cara dilakukan untuk mencapai target vaksinasi. Saat ini, vaksinasi di Kota Depok tak hanya dilakukan di setiap fasilitas kesehatan (faskes) tapi juga di sejumlah lokasi lainnya.
“Kita juga melakukan beragam kegiatan semisal vaksinasi, vaksinasi itu tidak hanya di faskes, juga dilakukan TNI-Polri. Kami juga lakukan vaksinasi jemput langsung disuport oleh RSUI, di support Bluebird dan disuport juga Wing, jadi mereka (warga) dijemput setiap hari dari kelurahan,” papar Dadang pada Kamis 26 Agustus 2021.
Dari targetan 1,6 juta warga Depok yang menerima vaksin, telah 30 persen warga sudah menerimanya di Kota Depok.
“Disesuaikan dengan alokasi yang diberikan oleh kementrian kesehatan (targetan vaksinasi). Kami target akan mensinkronkan ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat. Capaian per hari kemarin untuk vaksinasi sudah mencapai 30 persen dari sasaran 1,6 juta warga Depok,” jelas dia yang juga Kepala Dishub Kota Depok ini.
Program vaksinasi ini semakin ditingkatkan oleh pemerintah Kota Depok sebagai upaya agar dapat mewujudkan percepatan herd immunity.
Diketahui, saat ini Kota Depok dalam kondisi zona orange penyebaran COVID-19, dimana pemkot melaksanakan aturan PPKM level 3 atau turun dari sebelumnya. Namun, Dadang berharap warga Depok tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Jadi kunci lima m terutama masker jadi lifestyle, kebutuhan setiap pribadi, keluar gunakan dua lapis masker, dan taati 4 m lainnya. Kedua segera akses vaksinasi, yang ketiga ikuti arahan protokol yang telah ditetapkan dan juga tetap meningkatan keimanan kita,” imbau Dadang.
(Rohmat)













