1.636 Nakes di Indonesia Meninggal akibat Terpapar Virus Covid-19

- Reporter

Rabu, 4 Agustus 2021 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Lapor Covid-19 mencatat, sebanyak 1.636 tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia meninggal dunia akibat Covid-19 hingga Rabu (4/8/2021).

Kematian tenaga kesehatan akibat Covid-19 paling banyak terjadi pada Juli 2021 yakni sebanyak 379 orang.

Sebelumnya juga pernah terjadi pada Januari 2021 sebanyak 160 tenaga kesehatan,  Desember 2020 sebanyak 143 dan pada Juni 2021 yaitu 90 orang.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi terbanyak yang tenaga kesehatannya meninggal akibat terpapar Covid-19 yaitu 547 orang.

Disusul Jawa Barat 184, DKI Jakarta 167, Jawa Tengah 148, Sumatera Utara 47, Sulawesi Selatan 45, Banten 38, Kalimantan Timur 28, Kalimantan Selatan 22, Aceh 18.

Lalu Riau 17, D.I Yogyakarta 17, Lampung 15, Sumatera Selatan 14, Bali 13, Kalimantan Barat 9, Kalimantan Tengah 9, Sumatera Barat 7, Jambi 8, Kepulauan Riau 6.

Selanjutnya, ada Sulawesi Tengah 6, Papua 5, Bengkulu 4, Sulawesi Utara 4, Sulawesi Tenggara 3, Papua Barat 3, Maluku 2, NTT 1, Gorontalo 1, Sulawesi Barat 1, dan Maluku Utara 1.

Sementara 247 tenaga kesehatan lainnya yang meninggal akibat Covid-19 tidak diketahui lokasinya.

Berikut rincian tenaga kesehatan Indonesia yang meninggal akibat terpapar Covid-19:

1. Dokter: 598

2. Perawat: 503

3. Bidan: 299

4. Lain-lain: 66

5. Apoteker: 48

6. Dokter gigi: 46

7. Ahli Tenaga Laboratorium Medis atau ATLM: 45

8. Rekam radiologi: 10

9. Sanitarian: 5

10. Elektromedik: 3

11. Petugas ambulan: 3

12. Tenaga farmasi: 3

13. Terapis gigi: 3

14. Epidemiolog: 2

15. Entomolog kesehatan: 1

16. Fisikawan medik: 1

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB