oleh

BPBD Jawa Barat Buka Sentra Vaksinasi di Cibinong Square

Siarandepok.com– Demi mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat membuka sentra vaksinasi di Mall Cibinong Square. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jabar, Dani Ramdhan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, Rabu (28/7). Pembukaan sentra vaksinasi tersebut dihadiri pula oleh Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dan Camat Cibinong.

Sekda Burhanudin mengungkapkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami sangat menyambut baik pembukaan sentra vaksinasi BPBD Jabar di Cibinong Square. Sebagaimana daerah lainnya, kita sedang gencar melakukan percepatan vaksinasi. Alhamdulillah di Kabupaten Bogor antusiasme masyarakat juga luar biasa tinggi, terlihat dari antrian yang terjadi setiap vaksinasi massal.

“Sentra vaksinasi ini akan mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor. Penduduk kita itu ada sekitar 5,7 juta jiwa, sehingga sasaran vaksin kita itu sekitar 4.288.134 orang atau 70 persen dari jumlah penduduk. Sampai bulan Agustus kami targetkan sekitar 1,2 juta orang atau 20 persen penduduk,” tandasnya.

Burhanudin menjelaskan, saat ini kami sangat membutuhkan tambahan vaksin, agar target 20 persen penduduk sudah divaksin dapat direalisasikan di bulan Agustus. Total sisa stok vaksin dari gabungan alokasi Kodim, Polres, dan bantuan pusat mulai berkurang, dan mungkin habis jika tidak ada kiriman lagi.

“Saat ini sedang berjalan vaksinasi massal serentak di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor dua kali seminggu, dengan target sasaran 160 ribu orang per minggu atau 2.000 orang per kegiatan masing-masing kecamatan. Itu diluar dari yang rutin seperti di Puskesmas, dan rumah sakit-rumah sakit yang ada, kami juga melaksanakan vaksinasi massal di Stadion Pakansari yang biasanya pesertanya paling sedikit 5.000 orang,” jelas Sekda.

Permasalahan lain yang timbul, lanjut Sekda Burhanudin, adalah tenaga vaksinatornya kelelahan, karena baik yang dipakai oleh pak Camat, oleh SKPD, oleh Puskesmas, orangnya itu-itu juga. Untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Jabar atas dibukanya sentra vaksinasi BPBD Jabar.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jabar, Dani Ramdhan mengatakan, di daerah lain sentra vaksinasi diselenggarakan selama dua bulan, 28 hari untuk dosis pertama dan 28 hari untuk dosis kedua dengan 2.000 peserta per hari. Namun di Kabupaten Bogor berbeda metodenya, rencananya kita laksanakan di beberapa titik masing-masing sasarannya 3.000 peserta, sehingga hal ini bisa mempersingkat waktu tidak harus dua bulan.

“Tenaga pendukungnya adalah relawan dari Pramuka dan Palang Merah Indonesia (PMI). Kami berharap vaksinasi bisa membantu masyarakat karena sedang membutuhkan, dan dalam rangka mempercepat pembentukan herd immunity,” kata Dani.

Dani menambahkan, target sasaran Jawa Barat itu hampir 37 juta penduduk selesai dalam 1 tahun. Untuk memenuhi target tersebut tidak mungkin dicapai dengan cara yang biasa. Harus ada upaya yang masif, kreatif, dan intensif. Jika tidak, harus menunggu 10 tahun memenuhi 37 juta penduduk selesai divaksin.

“Soal ketersediaan vaksin, kalau misalkan masih ada cadangan vaksin, koordinasikan saja. Kita akan membuat landasan untuk meyakinkan pemerintah pusat bahwa Jawa Barat siap dan bisa menerima vaksin lebih banyak,” tandasnya.

(Rohmat/Hanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru