Atasi Ruang Gerak Siswa yang Terbatas Saat Pandemi, Puteri Wapres Ajak Guru Kembangkan Ruang Imajinasi dengan Cerita Islami

- Reporter

Jumat, 16 Juli 2021 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Kondisi pandemi di Indonesia yang berlangsung hampir dua tahun, ditambah pemberlakuan pembatasan sosial yang ketat dikhawatirkan berdampak serius terhadap terhadap kualitas pembelajaran siswa.

Karenanya, guru dituntut memiliki metode khusus dalam mengajar agar para siswa dalam keterbatasan tersebut tetap bisa berkembang kemampuannya. Salah satu cara yang bisa dipilih adalah dengan mengembangkan pendekatan bercerita dalam menyampaikan bahan ajarnya.

Demikian disampaikan Siti Nur Azizah Ma’ruf dalam acara Bimtek Cerita Islami (Ceris) yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/7) kemarin. Lebih lanjut Azizah menyampaikan bahwa saat ini guru bukan hanya dituntut pandai beradaptasi dengan teknologi, namun juga harus mumpuni dalam hal metode mengajar yang terus diperbaharui agar sesuai dengan kondisi belajar siswa pada masa pandemi. Guru harus bisa bercerita secara menarik, minimal secara lisan, akan lebih baik lagi secara tulisan. Karya cerita dalam bentuk tulisan ini akan menjadi penda kemajuan jaman.

“Dengan tantangan keterbatasan ruang gerak kita saat ini sesungguhnya merupakan kesempatan terbaik bagi para penulis cerita untuk unjuk diri membangun ruang imajinasi. Disaat para siswa tersandera belajar di rumah dan tidak boleh kemana-mana, maka waktunya kita menjemputnya mimpinya dengan cerita-cerita inspiratif menuju ruang imajinasi yang luasnya tiada tara. Pun dengan adanya genre cerita Islami (ceris), kita berkesempatan membantu mereka mempersiapkan masa depannya secara optimis dan gemilang”, ungkap puteri Wakil Presiden RI K.H Ma’ruf Amin tersebut dalam paparannya.

Azizah yang juga merupakan penasehat organisasi NU CIRCLE ini menekankan pentingnya merawat imajinasi anak dengan mengutip kata-kata Albert Einstein yang masyhur bahwa: _“Imagination more important than knowledge”._ Imajinasi itu lebih penting dari pengetahuan. Imajinasi itu tidak dibatasi ruang fisik. Dia lebih luas bahkan mungkin tak terbatas. Bila pengetahuan hanya melangkah, maka imajinasi mengajak kita melompat jauh ke depan. Karenanya merusak imajinasi anak dapat disamakan dengan upaya merusak masa depan bangsa.

“Kita mesti menitipkan imajinasi kolektif bangsa ini kepada anak-anak Indonesia melalui cerita-cerita yang baik dan berkualitas. Titipkanlah rasa cinta, keberagaman, kebersamaan, kemanusian, dan semangat menjaga lingkungan kepada anak-anak Indonesia dalam setiap kata yang ditulis. Melalui Cerita Islami pun kita bisa menyisipkan pesan moral penting keberagamaan yang lebih sejuk dan rahmatan lil ‘alamin, bukan membakar semangat kebencian dan kekerasan yang bisa merusak persatuan”, lanjut founder SNA INITIATIVE ini kepada ratusan peserta Bimtek Cerita Islami di Lumajang.

Dalam acara yang dihadiri Bupati Lumajang Thariqul Haq, Azizah menyarankan agar para penulis cerita lebih mengenal ragam kecerdasan anak secara psikologis. Misalnya teori kecerdasan majemuk yang dikembangkan oleh seorang psikolog perkembangan dan professor pendidikan dari Graduate School of Education, Harvard University, Amerika Serikat Howard Gardner, mengajarkan kita bahwa setiap anak memiliki potensi kecerdasan yang berbeda-beda. Ada kecerdasan berhitung, gerak tubuh, bahasa, interaksi dengan alam raya, interaksi dengan manusia, musikal, dan lain sebagainya yang harus dilayani dalam naskah cerita yang berbeda.

“Ceris dapat menjadi panggung imajinasi anak Indonesia. Sehingga meskipun mereka memiliki jenis kecerdasan yang berbeda, mereka diharapkan dapat menikmatinya. Kelihaian seorang penulis cerita akan diuji di sini. Semoga saja peserta bimbingan teknis (bimtek) pada hari ini dapat menghasilkan karya-karya yang berkualitas dan legendaris. Sebab cerita-cerita yang berkualitas sangat penting dalam membentuk karakter bangsa dan sumberdaya manusia Indonesia yang unggul”, ungkap Siti Nur Azizah menutup argumentasi.

Berita Terkait

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”
SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027
Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026
Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026
Lurah Cilangkap Galih Catur Prasetya.S.STP dan DSS Kota Depok tinjau mix Farming di Rusunawa Cilangkap Tapos,Depok
Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:36 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Distribusikan 7 Hewan Qurban Tahun 2026, Ajarkan Makna Pengorbanan dan Ilmu Praktis kepada Santri.

Berita Terbaru

Berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:48 WIB

Berita

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:15 WIB