

SIARAN DEPOK – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan menerima kunjungan studi internasional dari enam orang delegasi Nigeria pada Selasa (4/8/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung praktik baik serta strategi efisien dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak yang telah diterapkan di Kota Depok.
Agenda studi lapangan tersebut difasilitasi oleh Centre for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) bersama Vax Social Government Learning Exchange. Dalam kesempatan tersebut, para utusan dari Afrika tersebut meninjau dua fasilitas kesehatan binaan CISDI, yakni Puskesmas Sukmajaya dan Posyandu Kepodang A Tirtajaya.
Selama peninjauan, para delegasi mengamati langsung alur pelayanan kesehatan sejak pagi hari. Selain melihat operasional di lapangan, mereka berdiskusi dengan Dinas Kesehatan dan tim Puskesmas mengenai manajemen program imunisasi serta strategi pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye kesehatan.
Chief of Health System Strengthening Implementation CISDI, Yurdhina Melissa, menjelaskan bahwa Puskesmas Sukmajaya dipilih karena mencatatkan peningkatkan angka imunisasi yang sangat signifikan. Keberhasilan ini didukung oleh berbagai inovasi, seperti Integrasi Layanan Primer (ILP) Siklus Hidup, penggunaan aplikasi SMILE untuk pemantauan stok vaksin, program Keluarga Berimun, hingga integrasi kampanye media sosial dengan layanan lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia berharap pengalaman serta sistem yang diterapkan di Kota Depok dapat memberikan manfaat dan menginspirasi pengembangan program imunisasi anak di Nigeria.
Berita ini dirangkum berdasarkan informasi resmi dari portal berita.depok.go.id, yang menunjukkan keberhasilan inovasi pelayanan kesehatan publik di Depok dalam menarik perhatian dan menjadi rujukan tingkat internasional.













