Milir (Bagian 3)

- Reporter

Senin, 24 Mei 2021 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Syamsul Yakin
Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok

Kembali ke sekitar tahun 1993. Sesampai saya di Pasar Kaget Manggarai, saya mendapati di salah satu masjid suara orang bergemuruh takbiran. Sontak seisi hati saya terasa ambrol mendengarnya.

Ketika saya berangkat, orang-orang Depok masih puasa hari terakhir (ibu saya menyebutnya hari pengabisan). Tidak disangka kawasan Manggarai, Tebet dan sekitarnya sudah lebaran duluan.

Yang menjadi pikiran saya itu adalah kulit ketupat yang saya bawa dari Depok: apa ada yang membeli kalau orang-orang sudah lebaran? Saat itu, saya shalat Subuh di tempat sumber suara takbiran.

Tujuan saya adalah untuk memastikan keadaan mereka. Ternyata saya dengar bahwa mereka belum sepenuhnya siap lebaran hari itu. Terbukti usai shalat Subuh kulit ketupat saya laris-manis.

Hati berbahagia namun diliputi juga rasa sedih sebab suara orang takbiran makin santer dan tidak putus-putus. Saya berpikir, apa di Parung Bingung juga sudah lebaran? Tidak. Saya menenangkan diri.

Saya yakin kalau di Parung Bingung hari ini adalah “arian motong kebo” jadi belum lebaran. Berbeda dengan di Sawangan “arian motong kebo” pada H-2, di Parung Bingung “arian motong kebo” pada H-1.

Tidak menunggu sore, seusai Dzuhur kulit ketupat yang saya jajakan ludes. Saya mengantongi uang sekitar 20an ribu. Saya berencana mau beli dua stel celana panjang di Pasar Lama di Depok.

Dengan senyum menyembul di bibir, saya menuju stasiun Manggarai. Suasana di sana tidak ada suasana puasa. Karena memang sudah lebaran. Saya akhirnya memutuskan untuk berbuka juga. Haha

Alasan saya tentu bukan karena tidak tahan. Tapi lebih karena tuntunan syariat yang menghendaki seseorang untuk berbuka manakala mendapati masyarakat di tempat itu sudah tidak berpuasa.

Di stasiun Manggarai saya membeli minuman dan kudapan sekadar untuk membatalkan puasa. Hati riang dan ringan menyelimuti sekujur badan. Kendati saya yakin, orang Parung Bingung masih puasa.

Sesampai di rumah saya memperlihatkan dua stel celana panjang dengan harga 15 ribu kepada ibu saya dan adik-adik saya. Sambil berbisik saya bilang kalau saya sudah tidak puasa. Inilah milir yang berwarna.

(Sumber Photo : Republika)

Berita Terkait

Depok Seru Semua Diharapkan Jadi Wadah Hiburan dan Edukasi bagi Warga
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
BNN Kota Depok Libatkan MUI dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Rohmat Rospari: Pencegahan Dimulai dari Keluarga
Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan
MUI Depok Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:22 WIB

Urai Kemacetan Jalan Raya Sawangan, Jalur Depan Gang Duren Menerapkan Sistem Satu Arah

Senin, 27 Juli 2026 - 20:14 WIB

Kebut Akses Tol Cipayung, Wali Kota Depok Supian Suri Targetkan Daya Tarik Investor Meningkat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:01 WIB

Polisi Tembak Dua Begal Sadis di Depok

Senin, 27 Juli 2026 - 16:24 WIB

Selesaikan Masalah Warga dari Hulu, Pemkot Depok Resmikan Posyandu 6 SPM di Meruyung

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

Wawalkot Depok Minta Operasi Bersih Libatkan Warga, Bukan Cuma ASN

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Urai Kemacetan Pasar Cisalak, Pemkot Depok Tata Lapak Pedagang di Bahu Jalan Raya Bogor

Senin, 27 Juli 2026 - 08:05 WIB

Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:29 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Berita Terbaru

Polres Metro Depok menangkap komplotan begal modus ajak kencan pria penyuka sesama jenis. (dok. Istimewa)

Berita

Polisi Tembak Dua Begal Sadis di Depok

Senin, 27 Jul 2026 - 20:01 WIB