DKI Jakarta Tetapkan Zona Rawan Covid-19 Hingga 6.422 RT

- Reporter

Senin, 1 Maret 2021 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Pemerintah DKI Jakarta telah menetapkan 6.422 daerah dengan insiden COVID-19 yang tinggi di tingkat RT. Daerah yang rentan berarti risiko penularan Covid-19 yang tinggi di daerah tersebut.

Pemprov DKI mencatat RT wilayah paling rawan berada di wilayah timur Jakarta yaitu 1.963 RT. Jakarta Barat menduduki peringkat kedua dengan 1.502 RT. Wilayah paling rentan ketiga adalah Jakarta Selatan yaitu 1.310 RT. Selain itu, 935 RT di Jakarta Utara dan 712 RT di Jakarta Pusat.

Tidak ada RT yang berzona rawan di Kepulauan seribu. Data tersebut diperbarui pada tanggal 11 Februari 2021 dan dapat diakses di website corona.jakarta.go.id.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlebih dahulu mengumumkan soal zona merah Covid-19 di tingkat Rukun Warga pada 4 Juni 2020. Saat itu ditemukan 66 RW zona merah.

“Kami menemukan bahwa di Jakarta ini ada 66 RW dengan laju incident rate yang masih tetap harus mendapat perhatian khusus,” kata Anies Baswedan saat konferensi pers daring, Kamis, 4 Juni 2020.

Wilayah RW yang berstatus zona merah termasuk dalam Wilayah Pengawasan Ketat (WPK). Sekarang, WPK juga berlaku untuk tingkat RT.

Di Jakarta dan seluruh Tanah Air, jumlah kasus Covid-19 terus meningkat. Kenaikan harian jumlah kasus di Jakarta masih berkisar 2-3 ribu. Saat ini, pemerintah sedang membatasi kegiatan masyarakat atau kebijakan PPKM Mikro untuk meredam penyebaran virus corona.

 

Penulis (DL)

Editor (RR)

Berita Terkait

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:06 WIB

Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Berita Terbaru