siarandepok.com-Deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 2 ini disampaikan para Relawan Gerakan Dukung Idris, sebab katanya, kinerja Mohammad Idris selama menjadi Walikota Depok periode 2016-2021 terus menuai apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.
Baiknya kinerja Idris ini menjadi salah satu alasan lahirnya dukungan kepada pasangan Calon Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Imam Budi Hartono untuk memimpin Depok periode 2021-2026.
“Kinerja pak kyai Idris sudah terbukti nyata. Banyak hasil kerja selama memimpin Kota Depok, sehingga Kota Depok saat ini menjadi Kota yang maju,” tutur Ahmad Husen Kholid, mewakili anggota Relawan Gendis, di Jalan Gandaria 1 RT 05/05 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung Kota Depok.
Prestasi kerja tersebut, ujarnya lagi, di antaranya pembangunan alun-alun yang letaknya dekat dengan wilayah Ratujaya, RSUD wilayah timur, taman kelurahan, dan berbagai fasilitas umum lainnya.
“Karena itulah, kepemimpinan beliau sudah selayaknya untuk dilanjutkan,” ujarnya.
H. Fauzi selaku tokoh masyarakat setempat menambahkan, KH. Mohammad Idris adalah seorang pemimpin pemerintahan, sekaligus ulama atau kiai.

“Kami cinta habib, cinta ulama, dan cinta kiai. Maka itu, mami mendukung Bapak KH. Mohammad Idris untuk kembali menjadi Wali Kota Depok,” jelasnya.
Sementara, Calon Walikota Depok Mohammad Idris menyampaikan program 5 tahun kedepan akan terus melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan baik di Kota Depok, di antaranya posyandu dan posbindu.
“Saya berharap setiap RW punya tempat pelayanan posyandu dan posbindu sebagai garda terdepan dalam melayani kesehatan masyarakat,” kata Idris.
Lebih lanjut Iris juga mengatakan akan meningkatkan insentif RT, RW, dan LPM, serta para pembimbing rohani.
“Insentif RT, RW, dan LPM akan kita upayakan ditingkatkan, sehingga semakin meningkatkan kinerja. Untuk pembimbing rohani, tentunya bagi semua agama yang ada di Kota Depok,” tuturnya.
Idris juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
“Saat ini pandemi belum berakhir, kita semua harus tetap menjaga kesehatan. Ingat, kesehatan nomor satu, pilkada nomor dua,” pungkasnya.












