Erika Rasyid Usung Seni Tradisi Jawa di Videoklip Si Manis Jembatan Ancol

- Reporter

Senin, 2 November 2020 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com-Visualisasi lagu melalui videoklip juga bisa jadi media dalam penyampaian pesan secara lebih meluas. Melalui videoklip lagu terbarunya Si Manis Jembatan Ancol, Erika Rasyid mengangkat pesan pelestarian seni musik tradisi Jawa, tarian, wayang kulit, serta batik tulisnya.

Si Manis Jembatan Ancol merupakan salah satu masterpiece dari Chossypratama. Singel ke dua Erika Rasyid ini pernah popular dilantunkan Dewi Gita untuk soundtrack sinetron berjudul sama dengan lagunya. Sinetron bernuansa horor tersebut tayang pada salah satu stasiun televisi swasta di Tanahair pada era 90-an.

Erika Rasyid tinggal di Yogyakarta, saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Selasa (20/10/2020) ia mengatakan, “Beauty jadi konsep videoklip lagu terbaru saya, Si Manis Jembatan Ancol, dengan mengangkat budaya Indonesia, khususnya Jawa. Kebayang ga, Si Manis Jembatan Ancol yang dulunya cerita tentang cewek cantik tapi serem, sekarang di videoklip ini dikemas dengan lebih menitikberatkan ke sisi art dan beauty, jauh dari nilai serem, karena dari wardrobe, image, sampai tempat, di-set sangat elegan Jawa.”

Seperti dikatakan oleh Erika Rasyid, image Si Manis Jembatan Ancol itu cantik, seksi tapi horor, ia ingin mengubahnya jadi cantik, seksi, tapi tetap njawani, melalui budaya dan tradisi Jawa. Dr. Norma Aestetic dan Batik Jagad Ayu, serta MUA by Dido mendukung Erika Rasyid untuk tampil beda pada videoklip tersebut.

Syuting videoklip lagu Si Manis Jembatan Ancol dilakukan seharian penuh pada awal September lalu di Studio Dido Salon – Bintaro. Ia memilih lokasi syuting di sana karena arsitektur rumahnya yang sangat Jawa, sesuai dengan komposisi musiknya yang berunsur gamelan.

Erika Rasyid juga mengatakan, “Videoklip Si Manis Jembatan Ancol dibikinkan oleh Chossy Pratama Production, sutradaranya Christo Pelamonia, berkonsep sinematik, dengan koreo tradisi Jawa, dan mengangkat fashion batik, karena saya orang Jogja.”

“Sebenarnya tidak ada tantangan yang berat saat saya menjalani syuting, hanya butuh jaga mood saja, agar tetap good looking di kamera, dan bisa menjiwai lagu ini. Walau di scene terakhir harus ada adegan naik loteng menggunakan tangga tidak permanen, padahal saya takut ketinggian,” kata Erika Rasyid.

Erika Rasyid mengaku optimis pada lagu Si Manis Jembatan Ancol yang dirilisnya, karena aransemen musiknya sangat berbeda dengan versi lamanya. Pada versi yang ia nyanyikan lebih energik, lebih rancak, dan ada sentuhan musik tradisi etnik Jawa, yang sudah jadi ciri khas karya bareng Erika Rasyid dengan Chossypratama.

“Saya berkarya saja, hasil adalah bonus dari setiap proses dalam karir dan karya saya. Saya hanya melakukan yang terbaik saja, tidak pernah berpikir tentang popularitas. Saya sangat berterimakasih kepada Dido Salon – Jakarta, Hyperbox Karaoke – Jogja, dr. Norma Aesthetic – Solo, Jagad Ayu Batik – Jakarta, Prima Founder TV – Jogja, Bakmi Jawa Berkah Dalem – Jogja dan Dirumahsaja Live, yang telah mendukung saya untuk mewujudkan videoklip lagu ke dua saya, Si Manis Jembatan Ancol,” kata Erika Rasyid.

Sementara itu, 13ndrl, Direktur Chossy Pratama Production pada kesempatan yang sama mengatakan, “Aku pengen angkat Erika Rasyid dengan single Si Manis Jembatan Ancol, tapi tidak menghilangkan identitas dirinya sebagai orang Yogyakarta. Terbukti dari dua videoklip lagunya yang telah kami rilis, tetap bernuansa Jawa.”

Videoklip lagu Si Manis Jembatan Ancol dari Erika Rasyid ada di link berikut ini; https://youtu.be/VEa5MPZDzik

Berita Terkait

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO
Era Baru Perlindungan Jemaah Umrah Dimulai, Tiga PPIU Luncurkan Escrow Account Bersama BSI
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:46 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Wakil Wali Kota Depok Rayakan Kemenangan Tim Jagoannya

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Berita Terbaru