oleh

Mantan Ketua PAC Gerindra Kecamatan Cilodong, Ibrohim “Hengkang” ke Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono

-Politik-36 views

siarandepok.com-Politisi Partai Gerindra di Kota Depok yang putar haluan lebih milih merapat ke Paslon 02. Setelah mantan anggota DPRD Depok, H Sakam, kini mantan Ketua PAC Gerindra Kecamatan Cilodong Ibrohim hengkang ke Paslon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (IBH).

“Sebelumnya sudah saya katakan, di waktu yang tepat saya akan Deklarasi Relawan Dukung Idris-Imam, Ya Alhamdulillah sekarang saya Full dukung Idris,” kata Ibrohim usai kegiatan Deklarasi Dukungan JARII di Jatimulya, Cilodong, Sabtu (31/10/2020).

Ibrohim menjelaskan, sebenarnya bisa di bilang masih sebagai kader Gerindra, lantaran dirinya belum ada menerima surat pemecatan dan belum ada surat pergantian pengurus, namun diakuinya pergantian pengurus secara sepihak sudah ada.

“Saya Ketua RESMI, Saya Ketua PAC Gerindra Cilodong, tiba-tiba sudah ada Ketua PAC baru, sah-sah saja itu urusan mereka. Kalaupun memang sudah habis masa jabatan harusnya saya diundang untuk serah terima dengan pengurus yang baru atau kirimin surat saya,” keluh Ibrohim.

Ibrohim mengungkapkan, bukan hanya dirinya yang hengkang ke Idris-Imam, sejumlah anggota Gerindra lainnya juga ikut mendukung Idris-Imam.

“Salah satu anggota juga sebagai pengurus ikut relawan Resmi. Teman-teman dari Tapos, Cilodong, Sukmajaya dan Cimanggis juga ada, orang-orang itu Ikut bergabung di relawan Resmi,” bebernya.

Dukungannya terhadap Paslon no urut 2 tersebut, Ibrohim mengatakan bahwa dirinya Merasa tidak ada komunikasi dengan partainya, akhirnya membentuk Relawan Sahabat Idris Imam (Resmi) bergabung di bendera Jaringan Relawan Idris Imam (JARII) besutan mantan Ketua DPRD Depok, Rintis Yanto.

“Sebagai relawan Idris dirinya bersama JARII sepakat mendeklarasikan diri untuk memenangkan paslon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut dua, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (IBH) di kancah politik Pilkada Depok, 9 Desember 2020,” ujarnya.

“Saya masih aktif, saya juga bingung karena surat pemecatan atau pergantian saya sampai sekarang belum terima dan belum dipanggil. Yang jelas saya belum terima surat pemecatan dan juga belum ada surat pergantian saya Kalo mau dibilang eks Gerindra ya ga apa-apalah,” ungkap Ibrohim.

menurut Ibrohim, PAC Gerindra Kecamatan Cilodong yang dipimpinnya, tidak lepas andilnya telah mengantarkan dua kader Gerindra ke gedung DPRD Depok.

Kenapa memilih paslon nomor urut dua, secara realitis Mohammad Idris dinilai berhasil mewujudkan janji-janji kampanye Pilkada Depok sebelumnya.

Selama menjadi Walikota Depok, menurut Ibrohim, banyak program kerjanya telah direalisasikan dan masyarakat Depok sudah melihat dan merasakan hasil pembangunan, diantaranya pembangunan RSUD wilayah Barat dan Timur, alun-alun Kota Depok, taman-taman kelurahan.

“Beliau ( Idris-red) adalah guru saya. Maksudnya beliau seorang kiyai, ulama, guru tempat menimbah ilmu. Beliau juga seorang umaroh. Jadi lengkap, selain Walikota juga seorang ulama,” papar Ibrohim merasa terharu dan bangga Kota Depok nanti bisa dipimpin seorang umaroh sekaligus ulama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru